Suara.com - Seorang disk joki (DJ) asal Inggris yang dipenjara terkait kasus pembunuhan seorang polisi di Bali akhirnya menghirup udara bebas.
Menyadur Sky News, Jumat (12/2/2021) David Taylor dijatuhi hukuman enam tahun penjara pada tahun 2017 atas pembunuhan petugas lalu lintas Wayan Sudarsa.
Kepala penjara Kerobokan Bali, Fikri Jaya Soebing, membenarkan pembebasannya dan mengatakan warga negara Inggris tersebut telah diberikan remisi 18 bulan dan 15 hari.
Taylor didakwa menyerang Sudarsa di pantai Kuta pada tahun 2016, memukul korban dengan botol bir dan teropong hingga tidak sadarkan diri. Jenazah Sudarsa kemudian ditemukan di pantai dengan luka di kepala dan leher.
Pacar Taylor dari Australia, Sara Connor, dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut.
Sara Connor mengaku di persidangannya bahwa dia hanya bermaksud memisahkan mereka saat berkelahi, tetapi pengadilan menemukan ia berperan mencegah Sudarsa untuk membela diri.
Dia dibebasan lebih awal tahun lalu karena perilaku yang baik.
Pasangan tersebut tidak dihukum atas tuduhan pembunuhan yang lebih serius karena pengadilan memutuskan bahwa mereka tidak bermaksud untuk membunuh Sudarsa.
Taylor meninggalkan penjara pada hari Kamis dengan mengenakan kaus hitam dan memakai kacamata hitam dan masker wajah. Ia diperkirakan akan dideportasi ke Inggris.
Baca Juga: Dianggap Terlalu Seksi, Foto Seekor Sapi Ini Dilarang oleh Facebook
Mantan musisi 38 tahun tersebut, yang menggunakan nama panggung DJ Nutzo, awalnya mengaku bertengkar dengan Sudarsa karena dompet pacarnya yang hilang, namun membantah membunuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang
-
Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi
-
Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam
-
PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'
-
Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram
-
Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri
-
Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia
-
RUU Polri Dikhawatirkan Bikin Karier Mandek dan Regenerasi Tersumbat
-
Ditjen Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang melalui Revisi UU TPPO
-
Kurang Sowan, Nadiem Akui Banyak Kesalahan Saat Jadi Menteri