Suara.com - Belakangan jagat dunia maya kembali dihebohkan dengan penemuan chip KTP elektronik yang diunggah oleh salah satu netizen. Unggahan tersebut dilakukan di platform TikTok, dan mendapat banyak sekali respon serta diunggah berulang kali oleh pengguna yang lain.
Kebohan ini ditengarai karena pemahaman pada kegunaan chip yang belum banyak dipahami. Nah agar sedikit mendapat informasi mengenai kegunaan dan fungsi chip KTP Elektronik, Anda bisa membaca artikel ini.
Spesifikasi Chip KTP Elektronik
Keberadaan chip yang meramaikan dunia maya beberapa waktu yang lalu memang benar adanya. Chip yang disematkan pada eKTP ini merupakan perangkat yang dapat menyimpan data kependudukan dari pemegangnya, sehingga mempermudah ketika diperlukan untuk mengurus administrasi.
Chip dengan basis mikroprosesor ini memiliki kapasitas penyimpanan 8 KB, dan menyimpan biodata lengkap, tanda tangan, pas foto, dan dua data sidik jari pemegangnya.
Untuk keamanannya sendiri, pihak yang bersangkutan telah mengkonfirmasi bahwa data yang ada hanya bisa dibaca oleh card reader dengan spesifikasi tertentu. Tidak ada kelengkapan seperti perekam mikro atau pemancar yang bisa digunakan melacak posisi. Fungsi dari chip benar-benar hanya untuk menyimpan data saja.
Penggunaan Data yang Tersimpan di Chip
Karena berisi mengenai informasi dan data diri dari pemegang atau pemilik sah eKTP tersebut, maka perangkat ini dapat digunakan untuk melakukan verifikasi. Selain verifikasi identitas pemegang dan validitasnya, chip tersebut juga dapat mengkonfirmasi apakah pemegang eKTP tersebut adalah pemilik sahnya atau bukan.
Nantinya eKTP yang dimiliki akan dipindai dengan perangkat khusus. Data yang ada akan ditampilkan pada layar monitor, dan pemegang eKTP akan melakukan pemindaian sidik jari. Nah, data sidik jari yang tersimpan di dalam chip akan dicocokkan dengan hasil pemindaian terbaru.
Baca Juga: Viral Aksi Bongkar e-KTP, Warganet: Kalau Isinya Wortel Namanya Risol
Jika data yang dimasukkan mirip atau sama, maka bisa dikatakan si pemegang eKTP ini adalah pemilik sah. Jika tidak sama, maka bisa ditengarai pemegang eKTP bukan merupakan pemilik sah dari eKTP yang dipindai.
Tenang, kegunaan chip tersebut hanya sebagai penyimpan data diri yang Anda miliki saja, dan tidak memiliki fitur-fitur yang digosipkan oleh netizen.
Jadi sekarang Anda sudah lebih paham bukan mengenai kegunaan chip KTP elektronik? Jika Anda kurang yakin, Anda bisa mendatangi dinas terkait untuk melakukan konfirmasi atas kegunaan dari chip tersebut.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru