Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di North Carolina menembak seorang pencuri yang menyusup ke dalam rumah neneknya hingga tewas.
Menyadur New York Post Senin (15/02), pihak berwenang mengatakan bocah itu melakukan hal nekat karena ingin melindungi neneknya dari sergapan pencuri.
Menurut laporan, ada dua pria bertopeng yang masuk ke rumah neneknya, Linda Ellis yang berusia 73 tahun pada hari Sabtu, pukul 12.30 di Goldsboro.
Pencuri itu meminta uang dan menembak kaki Ellis hingga cucunya marah dan mendorong bocah berusia 12 tahun itu melepaskan tembakan, kata polisi.
"(Pencuri) baru saja menembak neneknya. Dia akan menembaknya juga, dia akan menembak saya juga, dia akan membunuh kita semua," kata paman buyut anak itu, Randolph Bunn, kepada stasiun berita WTVD.
Tembakan itu membuat para pencuri melarikan diri sebelum berhasil menggasak harta korban. Seorang pelaku yang berumur 19 tahun, Khalil Herring, ditemukan di persimpangan jalan dengan luka tembak, kata polisi.
Dia dibawa ke rumah sakit terdekat, di mana dia dinyatakan meninggal, kata para pejabat.
Sementara itu sang nenek, Linda Ellis dirawat di rumah sakit dengan cedera yang tidak mengancam nyawa, kata pihak berwenang.
"Mengapa seseorang datang ke rumahnya dan melakukan ini? Itu harus dihentikan," kata keponakan perempuan Ellis, Chiquita Coley, kepada WRAL.
Baca Juga: Salim Pencuri Jeruk di Jember Keok Usai Diberi Daun Kelor
Tidak ada informasi yang dirilis tentang tersangka kedua, tetapi pihak berwenang mengatakan penyelidikan sedang berlangsung. Sementara itu, kemungkinan besar sang bocah tak menghadapi tuduhan apa pun terkait hal ini, kata polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok