Tim TNI terpaksa melepaskan tembakan ke arah Janius setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali tidak diindahkan yang bersangkutan. Menurut keterangan dari pihak TNI, Janius mengalami luka di bagian tangan.
Beberapa waktu kemudian, terdengar informasi dari warga adanya satu orang dengan luka tembak dibawa ke Puskesmas oleh Kepastoran Gereja Katolik Bilogai dan sejumlah warga lainnya.
Setelah dilakukan pengecekan dan pencocokan dengan KTP yang diperoleh saat pemeriksaan, pihak TNI memastikan kalau orang itu ialah Janius yang diketahui sebagai anggota KKSB. Janius disebut sering melakukan aksi teror di Sugapa dan menjadi salah satu penandatangan surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu.
"Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKSB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKSB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat dan aparat keamanan di Sugapa," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Rabu (17/2/2021).
Ketika mendapatkan perawatan di Puskesmas Sugapa, Janius Bagau didatangi oleh dua orang rekannya. Mereka lantas berusaha melarikan diri, menyerang dan berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di sana.
Karena melakukan penyerangan, aparat yang tengah berjaga pun melumpuhkan tiga orang tersebut hingga tewas.
Suriastawa menuturkan kalau Janius dan Januarius Sani turut menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu lalu.
"Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu."
Baca Juga: TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata
Tag
Berita Terkait
-
TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata
-
Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan
-
Pemuda Papua Ciptakan Aplikasi Perdagangan Online, Bantu Pengusaha Kuliner
-
Kontak Senjata Kembali Pecah di Papua, Prada Ginanjar Tewas Tertembak
-
Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi