Suara.com - Ketua YLBHI Asfinawati mengatakan ada faktor relasi kuasa dalam Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik (UU ITE).
Asfinawati juga menyinggung pernyataan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di media massa yang menyebut stempel "Disinformasi" bahwa Klorokuin dapat menyembuhkan Covid-19.
"Kalau kita lihat, maka kita langsung menyadari sesuatu ini adalah kisah bahwa cap disinformasi atau hoax Menkominfo diralat, apa yang di ralat yaitu pertama mereka mencap bahwa disnformasi bahwa obat malaria klorokuin, ampuh menyembuhkan virus Corona dan diralat," ujar Asfinawati dalam Webinar bertajuk Kuasa Digital, Pembumkaman Kritik dan Wacana Revisi UU ITE, Jumat (19/2/2021).
Pernyataan Asfinawati menyusul wacana Revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang digulirkan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Dewan Perwakilan Rakyat.
Asfinawati menuturkan, Kemenkominfo mencabut stempel disinformasi terkait obat klorokuin setelah Presiden Jokowi menyebut bahwa obat Klorokuin dapat menyembuhkan virus corona.
Namun hingga saat ini kata Asfinawati, pernyataan Jokowi, tidak terbukti bahwa obat klorokuin dapat menyembuhkan corona.
"Kenapa dicabut? Karena Pak Jokowi kemudian mengatakan bahwa obat klorokuin itu ampuh untuk menyembuhkan virus Corona dan sebetulnya kan terbukti. Sampai sekarang itu tidak benar," ucap dia.
Asfinawati menuturkan, jika Jokowi bukan Presiden, dipastikan akan ditangkap karena UU ITE terkait Hoaks.
Sementara yang berbicara yakni Presiden, Kominfo hanya mengganti stempel hoaks.
Baca Juga: Mahfud MD Bentuk Dua Tim Bahas Revisi UU ITE
"Kalau Pak Jokowi bukan presiden, tentu satu saja beliau sudah akan terkena pasal hoaks dan di ditangkap polisi di BAP, dibawa sampai ke pengadilan. Karena beliau adalah presiden maka yang diganti adalah stempel hoaksnya, ini relasi kuasa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas
-
CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA
-
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos
-
AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan