Suara.com - Tragis sekali nasib bayi berusia 2,5 tahun berinisial AAJ. Dia tewas seusai tersengat listrik dari kabel alat cukur rambut elektrik yang sedang digunakan oleh ayahnya Amrin (27).
Dikutip dari Beritabalicom--media jaringan Suara.com, peristiwa nahas yang dialami balita itu terjadi di di Dusun Kajenje, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB Selasa (23/2) sekitar pukul 17.40 WIT.
Tragedi memilukan yang menewaskan AAJ terjadi saat Amrin sedang mencukur rambut kakak korban di teras rumah mereka. Rupanya ada bagian kulit kabel yang terbuka dan mengenai korban.
Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah menjelaskan kronologis kejadian. Saat itu bocah malang itu sedang duduk di samping ayahnya, sambil memegang kabel sambungan alat cukur tersebut.
"Saat sang ayah sedang seriusnya mencukur, ia tidak sadar bahwa anaknya sedang bermain dan memegang kabel tersebut,” kata Hujaifah.
Dia menerangkan, ternyata kabel tersebut pada bagian tengahnya ada yang sudah robek plastik pelindungnya sehingga terlihat kawat arus listriknya. Dan seketika itu juga bocah malang tersebut tiba-tiba pingsan dalam keadaan memegang kabel yang dipakai ayahnya.
”Melihat kejadian itu, sontak orang tuanya berteriak kaget. Kemudian orang tua korban segera melarikan anaknya ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan pertolongan," ujar Hujaifah.
Namun sayang, nyawa bocah malang itu tidak tertolong lagi dan akhirnya dibawa kembali ke rumah duka.
Baca Juga: Ditinggal Kakaknya ke Warung, Bayi Tewas Terbakar saat Tidur di Ayunan
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Menteri PPPA Soroti Vonis 9,5 Tahun Pelaku Kekerasan yang Tewaskan Balita di Medan
-
Total 5 Korban Tewas, Balita Ikut jadi 'Tumbal' Terbakarnya Sumur Minyak Ilegal di Blora
-
Tragedi Majelis Taklim Ambruk di Bogor, 3 Fakta Pilu yang Mencengangkan
-
CEK FAKTA: Balita Tewas Disiksa Rentenir Gegara Jadi Jaminan Utang Ibunya, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar