Suara.com - Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, mencapai 4.459 orang pada Jumat (26/2).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel TNI AL Aris Mudian mengatakan jumlah pasien itu bertambah 190 orang, dari semula 4.269 orang pada Kamis (25/2).
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 5, 6 dan 7 (sebanyak) 4.459 orang, 2.205 pria, 2.254 wanita. Semula 4.269 orang, bertambah 190 orang," ujar Aris dalam pernyataannya di Jakarta.
Sebanyak 4.459 orang tersebut mencapai 74,4 persen dari kapasitas tempat tidur pasien yang dimiliki Wisma Atlet di Tower 4, 5, 6, dan 7 yaitu 5.994 tempat tidur.
Berdasarkan data jumlah tempat tidur yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I pada 21 September 2020, diketahui Tower 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, Tower 5 memiliki 1.570 tempat tidur, Tower 6 memiliki 1.300 tempat tidur, dan Tower 7 memiliki 1.578 tempat tidur.
Sejak beroperasi pada 23 Maret 2020 sampai 26 Februari 2021, RSD Wisma Atlet memiliki 66.060 pasien di daftar perawatan.
Dari jumlah tersebut, 60.849 orang sudah dinyatakan sembuh, 84 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 668 orang mendapat rujukan ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.
Selain itu, Kepala Penerangan Kogabwilhan I mengatakan telah terjadi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) COVID-19 Pulau Galang di Batam, Kepulauan Riau sebanyak enam orang.
Dia mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di RSKI Pulau Galang bertambah enam menjadi 51 orang, dari sebelumnya 45 orang.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Brasil Putuskan Beli Vaksin Pabrikan India
Selain pasien terkonfirmasi positif, di ruang rawat inap RSKI Galang juga terdapat pasien dengan kategori suspek COVID-19 sebanyak 200 orang. Jumlah pasien suspek tersebut bertambah 87 orang dari semula 113 orang.
Saat ini total pasien rawat inap di RSKI Galang berjumlah 251 orang, terdiri dari 140 pria dan 111 wanita.
Sejak dioperasikan 12 April 2020, pasien yang terdaftar melakukan perawatan di RSKI Pulau Galang sebanyak 8.134 orang.
Aris mengatakan 4.739 orang di antaranya membaik atau sembuh dari COVID-19, sedangkan 3.102 orang merupakan pasien suspek yang selesai perawatan.
Kemudian, pasien yang dirujuk ke rumah sakit penanganan COVID-19 lain sebanyak 42 orang, serta tidak ada pasien yang dinyatakan meninggal dunia usai perawatan di RSKI Galang. [Antara]
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT
-
Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia
-
Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya