News / Metropolitan
Rabu, 03 Maret 2021 | 17:15 WIB
Lokasi lampu merah Jalan Tambak Raya, Menteng, Jakarta Pusat, tempat Anggota Polsek Metro Menteng Aiptu Dwi Handoko dibacok oleh anggota geng motor. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Anggota Polsek Metro Menteng Aiptu Dwi Handoko dibacok oleh anggota geng motor di dekat lampu merah Jalan Tambak Raya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/2) subuh. Sebelum peristiwa itu terjadi, komplotan geng motor tersebut berkeliling di sekitar lokasi mencari lawan.

Hal itu diungkapkan oleh Umar (52), salah satu pemilik warung kopi di sekitar lokasi. Umar mengungkapkan bahwa geng motor tersebut berteriak mencari lawan sambil menyebut asal mereka dari wilayah Jakarta Utara.

"Teriak-teriakan pakai motor, woi woi woi keluar woi Utara nih," ungkap Umar saat ditemui di lokasi, Rabu (3/3/2021).

Menurut Umar, komplotan geng motor itu diperkirakan berjumlah 20 motor. Mereka berbonceng tiga dengan membawa sejumlah senjata tajam berukuran besar.

"Bawa senjata tajam gede-gede, satu motor tiga orang. Pakai celurit, parang, ada kali 20 motor mah," katanya.

Dibacok

Aiptu Dwi dibacok oleh anggota geng motor saat tengah berpatroli di sekitar lokasi rawan tawuran di Menteng.

Awalnya, dia tengah melaksanakan patroli bersama lima anggota Polsek Metro Menteng. Mereka berkeliling di sekitar lokasi rawan tawuran di Jalan Pegangsaan hingga Tambak Raya, Menteng Jakarta Pusat.

"Patroli rutin setiap malam Minggu untuk antisipasi tawuran. Jadi kita sekat yang daerah-daerah yang masuk ke wilayah Menteng. Mereka mutar-mutar di daerah rawan tawuran," tutur Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Lahulima saat dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Bacok Polisi di Menteng, Anggota Geng Motor Ternyata Pakai Motor Pinjaman

Saat mereka melakukan patroli, terlihat komplotan geng motor yang diperkirakan berjumlah 30 orang. Mereka berkerumun seraya membawa sejumlah senjata tajam.

"Ada geng motor dari Jakarta Utara sekitar 30an orang mengedarai sepeda motor sambil membawa celurit," bebernya.

Aiptu Dwi dan lima anggota Polsek Metro Menteng selanjutnya melakukan pengejaran terhadap komplotan geng motor tersebut. Kemudian dia menabrakan kendaraannya ke salah satu geng motor yang membawa senjata tajam hingga akhirnya dia mengalami luka bacok.

"Kena jarinya, badannya besat-beset. Kami bawa untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Gozali.

Kekinian, Unit Reskrim Polsek Metro Menteng telah menangkap pelaku pembacok Aiptu Dwi berinisial R (22). Dia ditangkap di Muara Baru, Jakarta Utara.

"Dia (R) yang melukai. Kita konfortir sama anggota bahwa dia orangnya melukai anggota," pungkas Gozali.

Load More