Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu tiga ketua umum partai politik dalam waktu berdekatan. Kekinian, Airlangga bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Rabu (3/3).
Sehari sebelum bertemu Prabowo, Airlangga menemui Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di Kementerian PPN/Bappenas. Pertemuan itu bahkan diunggah keduanya melalui akun Instagram masing-masing.
Sementara, beberapa waktu lalu Airlangga juga bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Mengutip Instagram golkar.indonesia, akun resmi DPP Partai Golkar, pertemuan Airlangga dan Paloh dilaksanakan di Jakarta pada (14/2).
"Silturahmi akhir pekan keluarga (Golkar-Nasdem), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama dengan Ketua Umum Partai Nasdem Bapak Surya Paloh, Jakarta, Minggu (14/2)," tulis @golkar.indonesia.
Menanggapi pertemuan dengan sejumlah ketum partai dalam waktu berdekatan, Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia anggkat bicara. Ia berujar pertemuan itu merupakan silaturahmi biasa antar sesama ketua umum parpol. Terutama kata dia, silaturahmi dalam upaya membangun kebersamaan dalam menghadapi krisis dampak pandemi.
"Golkar merasa perlu untuk tetap terus membangun komunikasi dan soliditas antar elite politik. Dan silaturahmi saling mengunjungi antar sesama ketua umum partai politik sudah dilakukan beberapa kali sebelumnya oleh Pak Airlangga," kata Doli kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).
Sementara itu, dikaitkan dengan Pilpres, Doli mengatakan Partai Golkar masih memiliki keinginan mencalonkan Airlangga.
"Soal Pilpres, hingga saat ini, aspirasi dari warga Partai Golkar yang ada hanyalah keinginan untuk mencalonkan Pak Airlangga sebagai Calon Presiden. Jadi kami belum terfikir lain, selain itu," kata Doli.
Golkar Tegaskan Tak Agendakan Konvensi Capres
Baca Juga: Dampak Pandemi, untuk 2021 Indonesia Belum Buka Penerbangan Internasional
Partai Golkar menegaskan tidak mengagendakan konvensi calon presiden. Hal itu tanggapan dari partai berlambang pohon beringin menyusul agenda konvensi dari Partai Nasdem pada 2022.
Ketua Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Meutya Hafid Partai Golkar memahami betul mengenai proses konvensi. Namun saat ini Partai Golkar tidak ada agenda terkait hal itu.
"Partai Golkar sebagai partai yang mengawali proses Konvensi paham betul terkait proses dan mekanisme konvensi dan saat ini Golkar tidak mengagendakan konvensi," kata Meutya dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).
Adapun, kata Meutya terkait strategi Partai Golkar dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2024, pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan semua partai politik yang mempunyai visi misi yang sama.
"Dengan memperhatikan Pemilu 2024 yang masih akan tetap menggunakan dasar UU Nomor 7 tahun 2017 maka Golkar akan mempertimbangkan dengan cermat strategi terbaik untuk menghadapi Pileg dan Pilres yang dilaksanakan secara bersamaan. Kami telah berkali-kali mengikuti Pemilu sehingga Kami tau apa yang terbaik untuk Partai Golkar," kata Meutya.
Berita Terkait
-
Dampak Pandemi, untuk 2021 Indonesia Belum Buka Penerbangan Internasional
-
Pegawai Kementerian Koordinator Perekonomian Suntik Vaksin Covid-19
-
Partai Golkar Tegaskan Tak Agendakan Konvensi Capres Seperti Nasdem
-
Airlangga : Investasi Data Center Microsoft Serap 60.000 Pekerja Lokal RI
-
Setahun Corona: 5 Pernyataan Kontroversial Pejabat di Awal Pandemi
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder
-
Pakar Bongkar Dasar Hukum Perpol 10/2025, Polisi Aktif Bisa Jadi Sekjen-Dirjen
-
BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi
-
Tuntut Kenaikan Upah 2026, Massa Buruh dari Jakarta dan Jabar Padati Kawasan Monas
-
Daftar Pengalihan Rute Transjakarta Selama Demo Buruh di Depan Istana
-
Geger Penyidik Geledah Kementerian Kehutanan, Kejagung Membantah: Cuma Pencocokan Data
-
Belum Juga Tetapkan Tersangka Kasus Haji, Apa Alasan KPK?
-
Adhi Karya Klaim Masih Dibahas, Pemprov DKI Tetap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Pekan Depan
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Kapan? Prediksi Jadwal dan Persyaratan
-
Rem Blong di Tanjakan Flyover Ciputat, Truk Tronton Tabrak Truk hingga Melintang