Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyayangkan sikap Ibunda Felicia Tissue, Meilia Lau yang membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah percintaan Felicia dengan putra Jokowi, Kaesang Pangarep.
Menurut Ngabalin keduanya sudah besar dan bisa menyelesaikan permasalahnya percintaannya sendiri.
"Mereka sudah besar-besar, jangan (Ibunya) mengaitkan dengan presiden (Jokowi)," ujar Ngabalin kepada wartawan, Senin (8/3/2021).
Ngabalin menuturkan, dalam urusan percintaan seharusnya tidak melibatkan orangtua.
"Inilah, jangan bawa-bawa orang-tua, jangan dipaksa-paksa," ucap dia.
Kaesang dan Felicia, kata Ngabalin, sudah sama-sama dewasa dan bisa menyelesaikan permasalahannya sendiri.
Karena itu kata Ngabalin, seharusnya orang tua Felicia yakni Meilia Lau, tak perlu terlalu ikut campur dalam urusan percintaan anak.
"Kan mereka sudah dewasa, kalau suka sama suka ya mungkin lanjut (hubungannya). Kalau tidak suka, nggak usah dipaksa paksa. Kenapa harus emaknya ikut-ikut," ucap dia.
Sebelumnya Ibu Felicia Tissue, Meilia Lau kecewa atas kabar kandasnya hubungan sang putri dengan Kaesang Pangarep.
Baca Juga: Putus dari Felicia, Kaesang Dijodohkan Warganet sama Putri Anies Baswedan
Tak hanya dilampiaskan pada pria itu, ia juga menyeret nama Presiden Jokowi.
Meilia Lau memberitahu Jokowi bahwa selama Kaesang Pangarep tinggal di Singapura, dia lah yang menjaganya.
"Dia (Kaesang Pangarep) tidak punya siapa-siapa, sendirian. Saya yang menjaga kamu," tulis Meilia Lau sambil sematkan akun Jokowi dipostingannya, Sabtu (6/3/2021).
Begitu selesai kuliah, Kaesang Pangarep pulang ke Indonesia. Tapi ada satu janji terucap dari bibir pengusaha 26 tahun itu.
Felicia Tissue pun menunggu janji Kaesang Pangarep. Ia dengan setia menantikan pernikahan itu terwujud akhir tahun lalu.
Tapi sesuatu yang aneh terjadi. Ia pun mengungkap kronologi sikap Kaesang Pangarep yang terasa janggal.
"13 Januari 2021, katanya kok kayak ada yang aneh. Dia (Kaesang Pangarep) menghilang," ucapnya.
Berita Terkait
-
Hari Perempuan Internasional, IG Jokowi Ramai Komentar Kaesang Sakiti Cewek
-
Polemik Kaesang Tinggal Kabur Felicia, Netizen: Hati-hati Guys Komen Jahat
-
Putus dari Felicia, Kaesang Dijodohkan Warganet sama Putri Anies Baswedan
-
Viral Foto Iriana Jokowi dengan Felicia dan Nadya Arifta, Publik Soroti Ini
-
Kaesang Geser AHY di Twitter Gegara Ghosting, Muncul Istilah Kudeta Hati
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan