Suara.com - Ada hal tidak biasa ketika DPR membuka masa persidangan IV tahun 2020-2021 di dalam Ruang Paripurna, Gedung Nusantara II, Senin (8/3/2021), hari ini.
Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin, yang memimpin jalannya rapat tampak menggunakan kepalan tangan saat membuka rapat pertama di masa sidang IV, setelah sebelumnya DPR menjalankan reses.
Pantauan Suara.com melalui siaran langsung rapat paripurna di kanal YouTube DPR RI, Azis menggunakan kepalan tangan sebagai pengganti palu yang tidak ada di meja pimpinan. Kepalan tangan itu digunakan Azis untuk mengetuk bagian meja, tertanda rapat paripurna dibuka pulul 13.31 WIB.
"Bapak, ibu sekalian berkenaan dengan masa persidangan IV tahun 2021 yang rencananya Insayallah kita akan buka pada hari ini pada tanggal 8 Maret 2021, maka izinkan saya untuk membuka rapat ini dan kami nyatakan terbuka untuk umum," kata Azis sembari mengetuk meja satu kali dengan kepalan tangan, Senin (8/3/2021).
Berdasarkan pengamatan, palu sidang baru terlihat sekitar 15 detik usai Azis membuka rapat. Palu tersebut diberikan dari balik kursi pimpinan rapat, di jajaran Sekjen DPR Indra Iskandar dan Depudi Bidang Persidangan Damayanti.
Terlihat Damayanti memberikan palu dari sisi kiri di belakang Azis Syamsudin, yang saat itu sempat menolehkam badan mengambil palu sidang yang diberikan.
Sesaat sebelum dibuka, Azis lebih dulu menyampaikam terkait total kehadiran anggota DPR di dalam rapat paripurna yang telah mencapai kuorum. Jumlah kuorum didapat dari total anggota yang hadir secara fisik dan virtual.
"Bapak ibu sekalian berdasarkan Pak Sekjen, Pak Indra dan Ibu Maya atas arahan Pak Indra telah dihadiri fisik 86 dan 260 virtual. Sehingga total berdasarkan mekanisme tata tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia maka kehadiran telah memenuhi kuorum. Dan kami nyatakan kuorum untuk kita semua," tutur Azis.
Baca Juga: Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19, Anggota DPR RI Minta Usut Tuntas
Berita Terkait
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Prabowo Kaji Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR, Tak Boleh Beli AC dan Mobil
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Komisi X DPR RI: Dibutuhkan Juknis Turunan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak di Bawah 16 Tahun
-
DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat