Suara.com - Pemilik mobil dengan nomor polisi D 1581 VN diduga lempari sampah plastik ke dalam mulut kuda nil saat sang mamalia tengah membuka mulutnya di Kawasan Taman Safari. Aksi tak terpuji pengujung kebon binatang itu pun viral di media sosial, Senin (8/3/2021).
Salah seorang pengunjung Taman Safari merekam aksinya usai sang kuda nil terlihat kesulitan menelan plastik yang ada di mulutnya.
Rekaman video itu lalu diunggah oleh pemilik akun Instagram dengan nama @cyntiactcete dengan menandai akun Instagram resmi Taman Safari dalam Instagram Story-nya, Minggu, (7/3/2021) lalu.
Tak berselang lama, disebutkan bahwa pihak Taman Safari merespons unggahan tersebut dan mengabarkan bahwa sang Kuda Nil telah memuntahkan sampahnya.
Kejadian ini lantas viral di Twitter setelah diunggah kembali oleh akun dengan nama @hookdukes, hari ini.
Pemilik akun tersebut mengimbau kepada warganet untuk tidak meniru perbuatan yang dilakukan sang pemilik mobil dalam video yang beredar.
Beragam tanggapan dilontarkan warganet dalam unggahan viral tersebut. Banyak warganet yang menyayangkan perbuatan yang dilakukan sang pengunjung kepada kuda nil.
“Padahal masuk taman safari itu relatif mahal loh, apalagi bawa keluarga dilihat dari mobilnya harusnya jg dari kalangan menengah, dan mendapatkan pendidikan dasar moral yang kurang, revolusi mental tiada hasil,” tulis akun dengan nama @aditya_lasbor.
“Astagfirullah.. Tega banget! Tingkahnya lebih dangkal dari animal. Padahal Allah ciptakan sebaik2nya manusia utk punya pikiran dan punya hati nurani ke mahluk lain.” komentar akun @akaniadivina.
Baca Juga: Hari Perempuan Dunia, Jokowi Kena Sentil Warganet: Jewer Kaesang, Pak..
“Kalau ketangkep dan beliaunya nangis minta maaf, sungguh aku ngga bisa memaafkan. Bukan ngga mau memaafkan, cuma skrg minta maaf cuma kaya alat biar masalah selesai. Tolong, kudanil juga makhluk hidup yang harus dihargai dan disayangi.” komentar akun @putvantik.
Hingga berita ini ditulis, unggahan itu telah mendapatkan 19,2 ribu retweet 2.454 tweet kutipan dan 35,7 ribu suka.
(Maulida Balqis)
Tag
Berita Terkait
-
Video WNI Merokok di Area Terlarang di Jepang Viral, Ini Klarifikasinya
-
Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine
-
Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?
-
Kisah Pilu Mandala, Siswa SMK Samarinda yang Meninggal Diduga Akibat Sepatu Kekecilan
-
Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka
-
Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal
-
Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan
-
Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri