Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta, melakukan vaksinasi Covid-19 kepada pegawai Kemendikbud Pusat mulai Senin (8/3/2021).
Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB), Kemendikbud, Jamjam Muzaki, mengatakan pegawai Kemendikbud ini termasuk dalam kategori pelayan publik dalam vaksinasi tahap kedua yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Vaksinasi akan dilaksanakan dalam empat hari yaitu mulai tanggal 8-12 Maret 2021 dengan target sasaran mencapai 8.750 orang pegawai.
“Mudah-mudahan proses (vaksinasi) berjalan lancar karena ini adalah upaya kita untuk mencegah dan mengendalikan Covid-19”, kata Muzaki dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).
Pelaksanaan vaksinasi pegawai Kemendikbud ini dilakukan di empat lokasi, antara lain di Gedung A yaitu di Plaza Insan Berprestasi dan halaman kantor Kemendikbud, di Auditorium Gedung D, di Gedung C kantor Kemendikbud Cipete, serta di Galeri Nasional Indonesia.
Inspektur Jenderal Kemendikbud, Chatarina Muliana Girsang berharap dengan vaksinasi, daya tahan tubuh pegawai Kemendikbud semakin kuat sehingga kinerja semakin meningkat.
“Kita berharap semuanya (pegawai) menggunakan sebaik-baiknya kesempatan ini dan tetap juga mematuhi dan menjaga protokol kesehatan,” imbuh Chatarina.
Berita Terkait
-
Menlu Retno: Pengiriman Batch Pertama Vaksin Astrazeneca hingga Mei
-
Vaksinasi Seniman di PSBK Bakal Dihadiri Jokowi, Bantul Mulai Pendataan
-
Disaksikan Jokowi, 500 Seniman Jogja Bakal Divaksin Covid-19
-
Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Medan Tuntungan, Begini Kata Bobby
-
Dukung Vaksinasi Covid-19, SCH Sediakan Hadiah untuk Nakes dan ASN
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan