Suara.com - Bersiap-siaplah, pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 14 akan kembali dibuka setelah pengumuman hasil seleksi gelombang 13. Lalu, kapan jadwal pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 14?
Diketahui, hasil seleksi gelombang 13 sudah ditutup. Kemungkinan akan diumumkan pada Rabu (10 Maret 2021). Bagi para peserta yang ingin tahu lolos atau tidak, bisa langsung mengaksesnya di situs prakerja.go.id.
Bagi yang belum sempat mengikuti pendaftaran gelombang 13, bisa mengikutinya pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 14. Jika belum memiliki akun, bisa langsung membuat akun melalui laman prakerja.go.id.
Berikut ini Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14
Bagi yang ingin mengikuti seleksi Kartu Prakerja gelombang 14, jangan sampai melewatkan tanggal pendaftarannya. Namun, belum pasti tanggal berapa pendaftarannya akan dibuka.
Kemungkinan pendaftaran akan dibuka tanggal 11 Maret 2021 atau setelah hasil seleksi gelombang 13 diumumkan.
Akun instagram resmi @prakerja.go.id menyampaikan mengenai informasi peserta yang lolos gelombang 13 akan diinformasikan melalui SMS. Maka dari itu, pastikan nomor yang kamu cantumkan saat mendaftar Kartu Prakerja tetap aktif.
Selain itu, kamu bisa juga melihatnya langsung melalui laman resmi prakerja.go.id. Maraknya situs palsu, harap berhati-hati dan pastikan kamu mendaftar hanya di laman resmi prakerja.go.id
Sistem Seleksi Kartu Prakerja
Baca Juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 14 Dibuka?
Pada umumnya, manajemen program Kartu Prakerja akan melakukan seleksi setelah pendaftaran program Kartu Prakerja ditutup.
Louisa Tuhatu menyampaikan, hasil seleksi gelombang 13 tidak ditentukan dari siapa saja yang paling cepat melakukan pendaftaran. Hasil seleksi dilakukan oleh sistem jika pendaftar gelombang 13 sudah ditutup.
Adapun kuota yang tersedia pada seleksi gelombang 13 yang sebentar lagi akan diumumkan yakni sebanyak 600 ribu peserta.
Demi pemerataan, bagi anggota keluarga yang ingin mengikuti program Kartu Prakerja dibatasi hanya 2 orang dalam satu KK (Kartu Keluarga).
Hal lainnya yang perlu diperhatikan sebelum mengikuti program Kartu Prakerja yakni pastikan kamu bukan penerima bansos DTKS, bansos Kementerian Sosial, penerima bantuan subsidi upah, dan penerima program Banpres Produktif Usaha Mikro.
Selain itu, beberapa kelompok lainnya yang juga dilarang mengikuti program Kartu Prakerja yaitu peserta yang sedang menempuh pendidikan formal, anggota DPR/DPRD, TNI/Polri, komisaris/direksi/ dewan pengawas BUMN dan BUMD.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika