Suara.com - Seorang wanita asal Prancis mengaku sangat terpesona sehingga menjalin hubungan cinta dengan sebuah rollercoaster yang terletak di sebuah taman bermain di Jerman.
Menyadur Daily Mirror, Sabtu (13/3/2021) Gaëlle Engel mengatakan dia memiliki 'anak-anak' dengan atraksi taman hiburan rollercoaster.
Wanita 43 tahun itu mengatakan dia tertarik secara seksual pada wahana bermain tersebut sejak remaja, dan sebagai orang dewasa dia semakin terpesona.
Ketika wanita asal Prancis itu berusia 38 tahun, ia menemukan ikatan romantis dengan sebuah rollercoaster dari Jerman.
Dia terpaku pada rollercoaster Sky Scream di Holiday Park di Hassloch, Rhineland-Palatinate, sebuah negara bagian di barat daya Jerman.
Ketertarikannya pada Sky Scream begitu kuat sehingga Gaëlle percaya itu adalah cinta sejatinya.
"Anda bisa mengatakan bahwa saya secara seksual tertarik pada rollercoaster tetapi sejak saya bertemu dengan rollercoaster Sky Scream, saya mengerti apa itu cinta," jelas Gaëlle.
"Saya menghabiskan setiap saat untuk memimpikan hubungan duniawi dan bersatu dengannya." sambungnya.
Gaëlle mengakui bahwa dalam hal berkencan dengan manusia, dia tidak pernah beruntung. Namun, dia memiliki tiga hubungan serius di masa lalu.
Baca Juga: Jadwal Liga Jerman Akhir Pekan Ini: Bayern Munich Dilarang Lengah
"Saya tidak akan berfilsafat tentang hubungan ini yang menghancurkan hidup saya, tetapi itu hanya penderitaan, fisik dan moral," jelas Gaëlle.
"Pria yang saya kencani punya banyak masalah dengan alkohol dan itu adalah waktu yang sangat sulit bagi saya. Tapi dengan Sky Scream, saya merasa sangat percaya diri," ungkapnya.
Sayangnya, bertemu dengan ujaan hatinya bukanlah tugas yang mudah bagi Gaëlle. Dia juga tidak dapat melakukan hubungan seksual apa pun dengan wahana tersebut.
Sebagai gantinya, Gaëlle mengumpulkan benda-benda yang mewakili rollercoaster tersebut, sebagai pengingat ikatan mereka.
Barang-barang tersebut seperti foto Sky Scream, serta bantal yang dicetak dengan gambar rollercoaster, yang dipeluk Gaëlle setiap hari.
"Saya jarang bertemu dengannya. Tapi hidup membuat saya mengerti bahwa seks bukanlah prioritas dalam hubungan saya, terutama setelah kesulitan dan cobaan yang kami temui karena tidak dapat bertemu satu sama lain," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran