Suara.com - Polisi akhirnya berhasil mengungkap pelaku yang telah menghabisi nyawa warga negara asal Jerman, Kurt Nonnenmache (84) dan istrinya, Naomi Simanungkalit (53) di Perumahan Giriloka 2, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021) dini hari.
Dari pengungkapan kasus ini, polisi meringkus WA (22) yang tak lain adalah kuli bangunan yang pernah bekerja di rumah korban. Saat beraksi, pelaku membunuh pasutri bule itu dengan menggunakan kapak.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Imam Imanuddin mengatakan, aksi pembunuhan WA terhadap Kurt itu sempat terpergok oleh asisten rumah tangga korban berinsial A. Namun, A langsung menyelamatkan diri lantaran takut.
Sementara tersangka WA bergegas melarikan diri ke rumahnya yang terletak di Legok, Tangerang, Banten.
Setibanya di rumah, WA berganti pakaian dan langsung pergi ke stasiun Kota Jakarta untuk menuju rumah saudaranya di Tambun Utara, Bekasi. Namun, upaya menghilangkan jejak yang dilakukan WA sia-sia.
Dia ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan pada Sabtu (13/3) kemarin sore.
"Ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB setelah selesai memperbaiki sebuah pompa milik warga," kata dia.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, kini WA telah meringkuk di sel tahanan Polres Tangsel.
Sebelumnya, kasus tewasnya pasutri WN Jerman di kawasan Serpong, Tangsel sempat menggegerkan warga setempat.
Baca Juga: Kutuk Pembunuh WN Jerman & Istrinya di Serpong, Teman Korban: Sadis, Kejam!
Kurt ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacok. Sementara sang istri yang sempat mengalami kritis, akhirnya menghembuskan napas terakhir ketika sudah dievakuasi ke rumah sakit.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
-
Berpapasan di Polda Metro, Keluarga Minta Pembunuh Cucu Mpok Nori Dihukum Seberat-beratnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman