Suara.com - Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2021 resmi dibuka pada Senin (15/3/2021) pukul 15.00 WIB. Periode pendaftarannya berlangsung kurang lebih dua minggu, hingga tanggal 1 April 2021 nanti. Bagi yang ingin mendaftar, simak 4 hal penting terkait UTBK SBMPTN 2021 yang perlu kamu pahami berikut ini.
1. Calon Peserta Wajib Memiliki Akun LTMPT
Untuk calon peserta yang akan mendaftar UTBK SBMPTN 2021 ini, diwajibkan memiliki akun LTMPT yang sebelumnya sudah disosialisasikan. Tanpa memiliki akun tersebut, calon peserta ujian tidak akan dapat mendaftarkan dirinya.
Pihak terkait juga mengingatkan untuk membuat akun tersebut menjadi akun permanen sebelum mulai mendaftar UTBK SBMPTN 2021. Adapun penutupan pendaftaran dan permanen akun LTMPT sendiri berakhir pada Sabtu, 13/3/2021) lalu.
2. Jangan Terlewat Periode Pendaftaran
Hal penting UTBK SBMPTN 2021 selanjutnya adalah periode pendaftaran yang diadakan selama kurang lebih dua minggu, sejak tanggal 15 Maret hingga 1 April 2021. Mengingat jumlah peserta yang sudah terdata pada database LTMPT mencapai lebih dari 1,4 juta akun, maka diharapkan calon peserta tes bisa mendaftar sedini mungkin.
Hal ini juga sebagai antisipasi terjadinya penumpukan pendaftaran di akhir periode, dan berisiko terjadi perlambatan kinerja situs resmi.
Tingginya jumlah pendaftar juga diakibatkan karena periode tes kali ini juga memfasilitasi lulusan tahun 2019 dan 2020 untuk melakukan tes masuk perguruan tinggi negeri.
3. Tidak Dianjurkan Mendaftar bagi Peserta yang Sudah Lolos SNMPTN
Baca Juga: Cara Bayar UTBK-SBMPTN 2021, Mudah dan Praktis!
Program penerimaan mahasiswa baru lain, SNMPTN, juga sebenarnya sudah berjalan. Untuk menghindari terjadinya kerancuan data, peserta yang sudah lolos seleksi SNMPTN tidak diperkenankan mengikuti pendaftaran dan tes UTBK SBMPTN 2021. Pendaftaran diperkenankan jika peserta SNMPTN dinyatakan tidak lulus seleksi tersebut.
Jika terdapat peserta SNMPTN 2021 yang mendaftar sebelum pengumuman, dan ternyata lolos, maka keikutsertaannya di SBMPTN tidak akan diproses dan biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak akan dapat ditarik kembali.
4. Waktu Sepekan untuk Angkatan 2019 dan 2020
Untuk lulusan angkatan 2019 dan 2020 sendiri, pihak terkait memberikan tenggat waktu selama sepekan sejak waktu pendaftaran dibuka.
Jadi, diharapkan alokasi ini bisa mengurangi beban traffic pada situs resmi pengelola sehingga meminimalisir resiko terjadinya kepadatan di waktu yang akan datang. Periode yang diberikan untuk lulusan lebih senior ini adalah tanggal 15 Maret sampai 20 Maret 2021.
Nah, beberapa hal penting terkait UTBK SBMPTN 2021 di atas wajib dicermati dengan baik. Jangan sampai kamu salah informasi, dan berujung pada hal yang tidak diinginkan. Selalu gali informasi lebih dalam dan pastikan dari sumber terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital