Suara.com - Titin, seorang perempuan paruh baya kaget tertimpa potongan paha manusia di belakang Apartemen Ambassador, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (22/3/2021) kemarin.
“Kaget, tiba-tiba tenda lapak saya ambruk. Pas diperiksa ternyata paha manusia,” kata Titin saat ditemui Suara.com, Selasa (23/3).
Perempuan berusia 59 tahun ini pun bercerita, saat kejadian dia sedang berada di lapak nasi goreng dagangannya. Menurutnya peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 siang.
“Bapak (Suami Titin ) lagi shalat, saya sendirian jaga. Kebetulan saat itu kan mau jam makan siang, jadi masih sepi,” ujarnya.
Kemudian tak ada angin atau hujan, tiba-tiba terpal atap lapak nasi goreng miliknya ambruk ditimpa suatu benda persis mengenai kepalanya.
“Atapnya ambruk, ada benda jatuh persis di atas kepala saya. Lumayan sakit, saya tidak tahu apa, karena potongan itu langsung tertutup terpal,” ucap Titin menceritakan.
Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung menolongnya. Kemudian ketika diperiksa potongan daging itu ternyata paha manusia. Beruntung pada saat kejadian itu lapaknya belum ada pembeli yang datang.
Sementara itu, Donay pedagang bubur sumsum yang hanya berjarak sekitar delapan meter dari lapak Titin mengungkapkan, selain potongan paha, ada juga potongan daging yang ikut tercecer.
“Potongan kayak daging itu kecil-kecil, tercecer sampai ke jalan dan tenda-tenda pedagang lain,” kata Donay.
Berselang 30 menit, kata Donay, pihak kepolisian datang ke lokasi. Polisi dibantu warga langsung mengumpulkan potong daging manusia itu.
Diberitakan sebelumnya, potongan tubuh manusia ditemukan di sekitar Apartemen Ambasador, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin siang. Potongan tubuh berupa paha itu ditemukan di sekitar parkiran apartemen tersebut.
Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, temuan potongan tubuh manuasia itu diduga dari aksi bunuh diri yang terjadi di sana. Korban sendiri merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun dan diduga melompat dari lantai 23.
"Jadi diduga melakukan bunuh diri, dari lantai 23, Apartemen Ambasador," kata Yogen kepada wartawan, Senin sore.
Dari dugaan sementara, korban sempat terbentur di lantai 6. Hal itu mengakibatkan bagian tubuhnya berupa paha terpental ke arah parkiran.
Kekinian, polisi tengah mendalami dugaan kasus bunuh diri tersebut dan diduga ada masalah keuangan. Merujuk pada pantauan kamera pengawas CCTV, korban melompat dari lantai 23.
"Korban laki laki umur 27 tahun, jatuh dari lantai 23. Diduga, ini masih sementara nanti kami dalami, diduga ada masalah keuangan, terlihat dr CCTV, korban loncat dari lantai 23," beber Yogen.
Kejadian tersebut, lanjut Yogen, terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Kekinian jenazah korban sudah di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk didalami lebih lanjut.
"Jenazah di RS Polri Kramat Jati untuk autopsi," pungkas Yogen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka