Suara.com - Baru-baru ini masyarakat dikenalkan dengan sebuah sistem baru melewati jalan tol yakni dengan memanfaatkan stiker Flo Tol. Lantas apa itu Flo Tol?
Dua video yang memperlihatkan seorang pria menjelaskan tentang cara lewat jalan tol tanpa perlu tap kartu e-toll viral di media sosial. Pada video pertama, seorang petugas Jasa Marga bernama Lutfi terlihat sedang memasang stiker Flo di bagian head lamp mobil karena stiker tersebut menggunakan teknologi RFID yang terlindungi dari logam maupun metal.
Stiker Flo ini memungkinkan pengguna jalan tol untuk masuk ke jalan tol tanpa perlu tap kartu e-toll. Meski begitu, pihak Jasa Marga menjelaskan bahwa video tersebut merupakan video uji coba terbatas stiker 'Let it Flo'.
Lalu, apa itu Flo Tol? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Let It Flo?
Let It Flo adalah aplikasi solusi touch-less transaction Single Lane Free Flow-SLFF dengan teknologi RFID yang saat ini sedang diuji coba oleh PT Jasamarga Tollroad Operator yang merupakan anak perusahaan Jasa Marga.
Saat ini uji coba Let It Flo masih untuk kalangan internal dan bekerja sama dengan pengguna eksternal salah satunya BUMN dan sejumlah komunitas otomotif untuk menguji sistem Let It Flo.
50 Titik Uji Coba
Perluasan uji coba hingga kini terus dilakukan, bahkan saat ini Let It Flo sudah tersedia di 50 titik gerbang tol wilayah Jabodetabek seperti Jalan Tol Dalam Kota, JORR, Jagorawi, Jakarta-Tangerang, dan Jakarta-Cikampek.
Baca Juga: Tol Trans Sumatera, Jalan Cepat Menuju Sumbar Maju
Selain itu, Let It Flo juga telah ada di tiga titik Jalan Tol Bali Mandara yakni Ngurah Rai, Nusa Dua, dan Benoa. Tercatat, saat ini pengguna Let It Flo mencapai 6 ribu pengguna.
Meskipun baru sampai pada tahap uji coba, viralnya video tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dengan terobosan terbaru Jasa Marga ini.
Itulah penjelasan tentang apa itu Flo Tol. Bagaimana menurut Anda?
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
-
Libur Lebaran, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Bakal Dioperasikan Fungsional
-
Teknologi Nirsentuh dan Stiker RFID untuk Transaksi Tol Masih Uji Coba
-
Video Viral Uji Coba Bayar Tol Pakai RFID, Jasa Marga Berikan Penjelasan
-
Jangan Ada Investor Dadakan pada Pembangunan Tol Serbaraja
-
Angin Segar bagi Barat Pulau Sumatera, JTTS Melesat walau Pandemi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil