Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk para disabilitas, anak dan lanjut usia hari ini, Jumat (26/3/2021). Penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak Covid-19 ini sempat tertunda.
Penyaluran BST dilakukan Dinas Sosial bagi melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), serta Kartu Anak Jakarta (KAJ) tahun 2021.
Penyaluran tersebut dilaksanakan secara seremonial dan serentak di beberapa wilayah di DKI Jakarta secara virtual, serta secara luring di Ruang Pola DKI Jakarta pada Jumat (26/3). Total penerima manfaat KLJ sebanyak 29 orang, KPDJ 10 orang, serta KAJ sebanyak 186 orang.
“Kami sebagai pemerintah mendapatkan tanggung jawab yang hari ini kita bisa sebagian tunaikan, yaitu memastikan seluruh warga Jakarta termasuk yang kesulitan ekonomi mendapatkan bantuan agar bisa menjalankan kehidupan dengan lebih baik,” ujar Anies dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3/2021).
Anies meminta agar para penerima Bansos dapat memanfaatkan uang yang diterima dengan sebaik-baiknya dan dikelola dengan bijak dan tepat, sehingga mempermudah kebutuhan dasar para penerima.
“Bagi anak-anak ini bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi yang sehat, semua kebutuhan kosumsi penunjang tumbuh kembang anak. Begitu juga dengan penyandang disabilitas lewat program ini, kebutuhan khusus penyandang disabilitas dapat terbantu dengan kartu ini. Sedangkan lansia, kami berharap bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Bansos ini diharapkan dapat memberikan bantuan jangka pendek. Anies juga menyebut pihaknya akan mengerjakan bantuan jangka panjang dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan penyediaan lapangan kerja.
“Jakarta memiliki beragam kesempatan, sehingga dapat kita temukan keluarga maupun pribadi-pribadi yang sosial ekonominya terangkat karena kesempatan di kota ini," pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada para pemegang kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ). Namun penyaluran uang bantuan untuk mereka yang terdampak Covid-19 ini akan dirapel
Baca Juga: Diduga Sindir Anies, Ferdinand: Kapan Kerjanya Cuma Foto Warung Terus
Anies mengatakan BST untuk tiga bulan, yakni Januari, Februari, dan Maret akan dirapel. Uang yang harusnya diberikan tiap bulan itu akan diberikan pada 26 Maret mendatang.
"Dana bansos pemenuh kebutuhan dasar KLJ, KPDJ dan KAJ triwulan 1 (Januari, Februari dan Maret 2021)," ujar Anies melalui akun Instagramnya, @aniesbaswedan, Senin (22/3/2021).
Anies mengatakan pengambilan uang dilakukan melalui ATM atau kantor cabang Bank DKI. Para penerima akan mendapatkan kartu ATM dan buku tabungan bank DKI.
Nominal uang yang didapat penerima KLJ sebesar Rp600 ribu per bulan, KPDJ Rp300 ribu per bulan, serta KAJ senilai Rp300 ribu per bulan. Karena masih situasi pandemi Covid-19, Anies mengingatkan saat pengambilan dana di ATM warga wajib menerapkan protokol kesehatan penanggulangan COVID-19 dengan gerakan 3 M.
"Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan memakai handsanitizer)," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok