Suara.com - Mempercayai 25 nabi adalah salah satu rukun iman yang wajib dipercayai oleh seluruh umat Muslim. Salah satunya Nabi Idris. Apakah Anda tahu bagaimana kisah Idris dan mukjizatnya?
Nabi Idris adalah salah satu nabi dan rasul yang perlu diimani sebagai bentuk ketakwaan atas perintah Allah SWT, Nabi Idris adalah nabi kedua setelah yang diutus oleh Allah untuk menyebarkan agamanya.
Secara garis keturunan Nabi Idris AS berjarak enam generasi dari Nabi Muhammad dan menjadi kakek dari Nabi Nuh AS. Kisah Nabi Idris diabadikan dalam Al-Quran surat Maryam ayat 56-57
Kisah Nabi Idris
Menurut kisah 25 nabi, Idris diutus oleh Allah untuk menyebarkan agama di Babilonia, Irak Kuno. Sampai pada akhirnya berhijrah ke Mesir karena penduduk Babilonia kala itu tidak bisa menerima apa yang Nabi Idris coba ajarkan.
Menurut salah satu Tafsir disebutkan bahwa Nabi Idris adalah orang yang gemar bertasbih kepada Allah. Ia juga selalu melakukan perbuatan baik seperti menulis, belajar bahkan menjahit.
‘Asadul Usud’ adalah gelar yang diberikan Allah kepada Nabi Idris karena beliau tidak pernah merasa putus asa ketika Allah memberikan perintah untuk menyebarkan agama.
Selain itu Nabi Idris juga dikenal dengan sosok yang tidak pernah merasa takut ketika harus menghadapi umatnya yang kafir, oleh karena itu gelar singa Allah disematkan kepada beliau. Menurut beberapa literatur, Nabi Idris dikenal dengan sosok pemaaf dan jauh dari kata sombong.
Nasihat Nabi Idris kepada umatnya
Baca Juga: Kisah Nabi Isa AS dan Mukjizat yang Diberikan oleh Allah SWT
Sebelum meninggal Nabi Idris menitipkan beberapa pesan kepada manusia, pesan ini berisikan ajaran-ajaran agar manusia bisa hidup lebih baik.
Berikut adalah isi pesan Nabi Idris:
- Salat jenazah lebih sebagai penghormatan, karena pemberi syafaat hanya Tuhan sesuai ukuran amal kebajikan.
- Besarnya rasa syukur yang diucapkan, tetap tidak akan mampu mengalahkan besarnya nikmat Tuhan yang diberikan.
- Sambutlah seruan Tuhan secara ikhlas, untuk shalat, puasa, maupun menaati semua perintah-Nya.
- Hindari hasad alias dengki kepada sasama yang mendapat rezki, karena hakikat jumlahnya tidak seberapa.
- Menumpuk numpuk harta tidak ada manfaat bagi dirinya. Keenam, kehidupan handaknya diisi hikmah kebijakan
1. Manusia pertama yang pandai membaca dan menulis
Dalam surat Al-Alaq ayat 4-5 dijelaskan bahwa Nabi Idris adalah manusia pertama yang mengajarakan cara menulis dan membaca kepada manusia-manusia lain.
2. Diberikan banyak ilmu pengetahuan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka