Sebelumnya, saat berada di kajian Villa Mutiara, pasutri ini masing-masing berperan untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad. Keduanya juga berperan membeli bahan peledak untuk merakit bom bunuh diri.
Bahkan rencana persiapan jihad tersebut juga melibatkan 4 warga Bima, NTB, berinisial AS, SAS, MR, dan AA yang telah diamankan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri pasca bom bunuh diri Makassar.
6. Pelaku Pasutri Dimakamkan di Maros
Pasutri terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar ini rencananya akan dikebumikan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tepatnya asal kampung halaman ayah L.
Sementara itu, kini tengah ramai beredar sebuah foto yang diduga pasutri pelaku bom bunuh diri. Dalam foto tersebut, terlihat seorang pria berjaket cokelat fan sorban mengemudikan motor dengan memboncengkan seorang perempuan bercadar.
Diakui Kepala Bidang Humas Kapolda Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan, foto yang beredar benar adanya. Namun pihaknya sedang melakukan pendalaman untuk mengusut tuntas kasus ini.
Itulah 6 fakta pelaku bom Makassar yang telah diungkap kepolisian. Hingga saat ini penuntasan kasus bom bunuh diri itu masih berlanjut.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Baca Juga: Minta Polisi Tak Ragu Berantas Terorisme, Kiai Said Aqil: Ada Dalilnya
Tag
Berita Terkait
-
Istri HH yang Diamankan Densus 88 dari Condet Sudah Dipulangkan
-
Maruf Amin: Terorisme Tidak Ada Kaitan dengan Agama
-
Polri: Belum Ada Kaitan Terduga Teroris Bekasi-Condet dengan Bom Makassar
-
Kesaksian Tante, Wanita Bercadar Bomber Gereja Makassar Lagi Hamil 4 Bulan
-
Atribut FPI Terduga Teroris, TP3: Operasi Intelijen Alihkan Isu 6 Laskar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam