Suara.com - Aksi penembakan di Amerika Serikat dilaporkan kembali terjadi. Kali ini disebut ada empat orang korban tewas akibat insiden tersebut.
Dilansir dari VOA Indonesia, polisi mengatakan empat orang tewas, termasuk seorang anak, dalam penembakan di sebuah gedung perkantoran di Southern California pada Rabu (31/3).
Penembakan itu juga melukai orang kelima sebelum polisi menembak dan melukai tersangka.
Letnan Jennifer Amat, seperti dikutip oleh Associated Press mengatakan, sejumlah tembakan dilepaskan saat polisi tiba di gedung dua lantai di Lincoln Avenue, di selatan Los Angeles, pada pukul 17.30 waktu setempat.
Amat mengatakan “terjadi penembakan yang melibatkan petugas kepolisian” dan tersangka sudah dilarikan ke rumah sakit. Namun, dia tidak mengetahui kondisi pria tersangka penembakan itu.
Amat mengatakan penembakan terjadi di lantai dua gedung itu. Dia belum punya perincian mengenai insiden, apa yang memicu penyerangan, dan mengapa ada seorang anak di gedung perkantoran.
Gedung di 202W, Lincoln Avenue adalah gedung perkantoran dua lantai bercat krem dengan balkon terbuka di lantai dua. Di luar gedung terpasang papan-papan nama perusahaan yang berkantor di gedung itu, termasuk sebuah perusahaan asuransi dan sebuah kantor layanan konseling.
Polisi mengatakan pada pukul 19.00, situasi sudah stabil dan tidak ada ancaman kepada masyarakat.
Baca Juga: Penyerang Mabes Polri Tinggalkan Wasiat, Singgung Kartu Kredit hingga Ahok
Berita Terkait
-
Polisi Kalimantan Utara Ketatkan Pengamanan Usai Penembakan di Mabes Polri
-
Penyerang Mabes Polri Tinggalkan Wasiat, Singgung Kartu Kredit hingga Ahok
-
Pasca Penembakan di Mabes Polri, Polda Riau Terapkan Status Siaga
-
Jasad Terduga Teroris Perempuan di Mabes Polri Difoto-foto
-
Kondisi Terkini Mabes Polri Setelah Terduga Teroris Perempuan Ditembak Mati
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam