Suara.com - Pernahkah terpikir oleh Anda semua, utamanya yang merayakan Paskah pada hari Minggu 4 April 2021 ini, darimana asal usul tradisi menyembunyikan telur dan kelinci sebagai simbol yang identik dengan Paskah? Asal usul telur dan kelinci saat Paskah sendiri sebenarnya bisa ditarik hingga beberapa abad yang lalu, tepatnya sekitar abad ke-13. Bahkan tradisi ini awalnya tidak berhubungan dengan agama Kristen dan Katolik.
Asal Usul Telur dan Kelinci Saat Paskah
Dipercaya awal mula telur dimasukkan ke dalam perayaan Paskah justru berakar dari Festival Anglo-Saxon, tepatnya pada perayaan Dewi Eastre bersamaan dengan datangnya musim semi. Pada festival itu, telur memang dikubur di dalam tanah sebagai simbol berakhirnya musim dingin dan ‘bangkitnya’ dunia dari ‘tidur’ panjang yang terjadi. Telur sendiri dikubur agar tanah bisa kembali subur dan kembali bisa diolah.
Tradisi ini kemudian diadaptasi oleh umat Nasrani dalam rangka mengajarkan ajaran agamanya, dan dengan harapan semakin banyak umat yang bergabung dalam ajaran agama tersebut. Singkat cerita, kemudian istilah Telur Paskah digunakan hingga sekarang sebagai bentuk kelahiran, kebangkitan, dan munculnya kehidupan baru, sesuai dengan kebangkitan Tuhan Yesus pada
Untuk kelinci sendiri, juga bermula dari tradisi pagan dalam perayaan Dewi Eostre atau dewi kesuburan. Kelinci diidentikan sebagai lambang kesuburan dan permulaan kehidupan, karena mampu berkembang biak cengan sangat cepat. Tradisi ini juga kemudian diadaptasi, dan turut dijadikan perlambang Paskah sebagai manifestasi atas kehidupan baru dan kesuburan yang diharapkan setelah Paskah.
Meski memang asal usul telur dan kelinci saat Paskah memiliki banyak versi, rasanya sebagai manusia modern kita bisa mengambil sisi positif saja. Selama tujuan perayaan dan simbol yang digunakan adalah untuk kebaikan, rasanya tak perlu diperdebatkan mana cerita asal usul yang benar.
Sedikit ulasan mengenai asal usul telur dan kelinci saat Paskah di atas semoga bisa jadi satu pengetahuan baru untuk Anda.
Baca Juga: Happy Easter: Arti dan Rangkaian Paskah
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Makna Kebangkitan dalam Perayaan Paskah 2026, Simbol Harapan dan Kasih
-
Saat Telur Jadi Harta Karun: Cara Sederhana Menghidupkan Momen Paskah Sambil Kulineran di Sini
-
BRI Peduli Salurkan 10.050 Paket Sembako di Momen Paskah
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya
-
Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru
-
Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini
-
Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026
-
Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya
-
11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM
-
4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang
-
Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?