Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo siap mengirimkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya bersumber dari hasil konser virtual Bank Jateng.
Dana sebesar Rp 131 juta telah terkumpul dan siap disumbangkan Ganjar dari hasil konser virtual yang dilakukan dalam rangka ulang tahun Bank Jateng ke-58.
"Iya tadi malam Bank Jateng gelar konser virtual dalam rangka ulang tahun. Dari acara itu, mereka berhasil mengumpulkan dana Rp 100 juta lebih dan disampaikan ke saya untuk diberikan ke NTT,” kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Rabu (7/4/2021).
“Kami sedang komunikasi intens dengan NTT untuk nanti apakah bantuan itu akan diberikan dalam bentuk uang atau barang," tambahnya.
Selain dari Bank Jateng, Pemprov Jateng juga akan memberikan bantuan.
"Jadi selain dari Bank Jateng juga, kemungkinan ada lainnya, termasuk dari Pemprov kan belum. PMI dan BPBD kita minta terus komunikasi. Kita punya spirit itu, dugaan saya nanti bantuannya akan lebih banyak lagi," ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan pihaknya hingga kini masih berkomunikasi intens dengan wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi terkait bantuan yang diperlukan.
"Saya masih komunikasi terus dengan Wagub NTT. BPBD dan PMI juga saya minta komunikasi terus, kira-kira bantuan apa yang bisa diberikan kepada saudara kita di sana. Kalau sudah, nanti kami kirim," imbuhnya.
Menurutnya, kejadian ini membutuhkan kepedulian dari daerah lain selain NTT. Sehingga, ketika NTT terkena bencana, maka Jateng juga peduli untuk mengulurkan bantuan.
Baca Juga: 2 Bandara Baru Batal Layani Pemudik, Ganjar: Pembangunannya Diteruskan Saja
Berita Terkait
-
2 Bandara Baru Batal Layani Pemudik, Ganjar: Pembangunannya Diteruskan Saja
-
Baju Siswa Dua Hari Tak Dicuci, Ganjar Minta Masalah Seragam Fleksibel
-
Perkuat Pelaksanaan PTM, Ganjar Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 Bagi Guru
-
Banjir Bandang di NTT, Ganjar Pranowo akan Kirim Bantuan
-
Ganjar Sidak Hari Pertama PTM di SMAN 1 Ungaran, Begini Reaksi Guru
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan
-
Viral Kasus Penjual Es Gabus: Polisi Bantah Ada Penganiayaan, Propam Tetap Lakukan Pemeriksaan
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
-
Di Depan DPR Kapolres Sleman Ngaku Dilema di Kasus Hogi Minaya: Hati Saya Seakan Terkapar
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Polisi Bakal Periksa Keluarga Lula Lahfah untuk Dalami Alasan Tolak Autopsi
-
Rahasia Gelap di Balik Kenyalnya Siomay Berbahan Ikan Sapu-Sapu, Seberapa Berbahaya?
-
Pratikno Masuk Jajaran Rumor Akan Kena Reshuffle, Upaya Prabowo Singkirkan Orang Jokowi?
-
Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid
-
Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick