Suara.com - Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terkenal sebagai daerah penghasil jeruk Jawa.
Keistimewaan jeruk Jawa terletak pada rasa manis, kadar air tinggi, daging tebal. Jeruk ini berwarna merah cerah dengan kulit tipis. Satu buah jeruk Jawa bisa mencapai berat empat sampai lima kilogram.
Di Desa Bibis, hampir 70 persen lahan warga ditanami jeruk Jawa karena penghasilannya terbilang lumayan. Sebuah jeruk Jawa dihargai Rp6 ribu hingga Rp10 ribu.
Darimana jenis jeruk Jawa?
Kepala Desa Bibis Sudarman tidak tahu pasti darimana asal jenis jeruk Jawa. Tapi dia percaya, bibitnya dari jeruk milik neneknya yang dikembangkan sejak 1971.
“Cuma ada satu pohon punya nenek. Saya inisiatif mencangkok menggunakan pelepah pisang. Saya juga dimarahi bapak saya karena menanam enam pohon di tengah kebun tidak di pinggir. Setelah panen, panen pertama itu laku Rp100 ribu, itu zaman dulu sudah banyak,” kata Sudarman kepada beritajatim.com, Jumat (9/4/2021).
Jeruk jawa dikenal sampai ke Thailan, India, Cile (Amerika Selatan).
Sudarman pernah diundang ke negara-negara tersebut untuk mengisi materi pengembangan potensi jeruk Jawa pada tahun 2011.
“Pedagang jeruk itu katanya tidak laku, setelah tahu rasanya justru itu yang laku sampai saya didatangi orang Indos, orang Thailand sampai Cile itu ke sini semua lihat jeruk. Setelah saya datang ke India shotingnya orang di sana itu diperlihatan semua. Saya mempraktikkan menanam jeruk pertama kelai kedua kali sampai berbuahnya itu bagaimana saya jelaskan semua.”
Baca Juga: Rutin Minum Perasan Jeruk Nipis Bikin Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?
Di Desa Bibis sebenarnya terdapat 16 jenis jeruk yang dikembangkan warga.
Sudarman berharap panen raya jeruk bulan Mei nanti menjadi momen kebangkitan kembali jeruk Jawa.
Berita Terkait
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Presiden Ini Dituding Memuja Mantan Diktator: Publik Kecewa, Mirip Negara Mana ya?
-
Breaking News! Eks Barcelona dan Man City, Claudio Bravo Gantung Sarung Tangan
-
Best 5 Oto: Mercedes-AMG Jajal Sirkuit Formula E, Ekspor Mitsubishi Xpander ke Cile, Toyota Kijang Berkembang Jadi EV
-
Ekspor Mitsubishi Xpander ke Cile, IC-CEPA Buka Peluang Produk Otomotif Indonesia ke Amerika Latin
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis