Suara.com - Pangeran Philip meninggal di usia 99 tahun pada hari Jumat (09/04). Seperti pemakaman anggota kerajaan lainnya, upacara suami Ratu Elizabeth II ini juga dinanti oleh warga Inggris.
Menyadur CNN Sabtu (10/04) sknario untuk kematian keluarga Kerajaan Inggris dibuat bertahun-tahun sebelumnya tapi mengingat Pangeran Philip wafat di masa pandemi, strategi harus diubah.
Bagi pejabat, staf Kerajaan Inggris dan mitra media, kematian Pangeran Philip yang memiliki kata sandi 'Forth Bridge' sudah diumumkan kemarin.
College of Armsh, divisi yang mengatur setiap acara di Kerajaan Inggris mengatakan jenazah disemayamkan di Kastil Windsor, sesuai keinginan Pangeran Philip dan setelahnya, upacara pemakaman akan dilakukan Kapel St. George.
Bendera di istana dikibarkan setengah tiang sampai jam 8 pagi pada hari setelah pemakaman, termasuk bendera resmi Inggris - Union Jack, bendera Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara, ditambah bendera dan warna kapal.
College of Arms juga meminta agar masyarakat tidak menghadiri atau berpartisipasi dalam acara pemakaman. Hal ini berkaitan dengan pembatasan virus corona.
Salut senjata akan ditembakkan ke seluruh Inggris pada Sabtu siang, jelas Kementerian Pertahanan Inggris.
"Di seluruh Inggris Raya, di Gibraltar dan di Kapal HM di laut, upacara penghormatan akan menembakkan 41 putaran pada satu putaran setiap menit selama 40 menit," tulisnya.
Upacara pemakaman akan berlangsung tertutup di balik tembok kastil untuk mencegah adanya perkumpulan masyarakat.
Baca Juga: Pangeran Philip Wafat, Pangeran Harry Sudah Buat Rencana Pulang ke Inggris?
Biasanya, pemakaman seperti itu dihadiri oleh kepala negara dari seluruh dunia. Tapi hanya hingga 30 orang yang saat ini yang diizinkan menghadiri pemakaman di Inggris.
Pemakaman Pangeran Philip kemungkinan hanya akan melibatkan anggota Keluarga Kerajaan Inggris dan teman-teman terdekat serta staf kerajaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh