Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan mantan anggota FPI menggelar deklarasi bersumpah akan bunuh diri massal jika Rizieq Shihab tidak dibebaskan dari penjara.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook Ini Emak Tong. Akun tersebut mengunggah foto sejumlah anggota FPI sedang melakukan aksi unjuk rasa yang dikawal polisi.
Dalam foto tersebut ditambahkan dengan tulisan narasi sebagai berikut:
"Mantan anggota x FPI deklarasi bersumpah akan bunuh diri massal apabila HRS tidak dibebaskan. Kurang lebi 200 orang bersumpah membela HRS sampai mati".
Akun tersebut juga menambahkan narasi sebagai berikut dalam unggahannya:
"Ciek..ciek .yg punya surga ampai segitunya!!!
Fanatik bole gila jangan!!!!sejak kapan Rizieq bs masukin ente ke surga????jgnkan masuk surga nyium baunya surga aja kagak!!!!ingat matinya jgn ngajak2 org lain Makai bom!!! cukup diri ente aja kalau mau mati!!!!!!!
#duniakadrunduniaTAWA"
Benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Ngeri!! Emak-emak Wakafkan Nyawanya untuk Habib Rizieq
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Selasa (13/4/2021), klaim yang menyebut mantan anggota FPI bersumpah bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan adalah klaim yang salah.
Setelah ditelusuri, ternyata foto yang diunggah oleh akun tersebut telah diedit atau disunting dengan menambahkan narasi terkait deklarasi anggota FPI bunuh diri massal.
Foto identik diunggah dalam artikel media Jpnn.com berjudul 'FPI Geruduk Kantor Tempo' yang dipublikasikan pada 16 Maret 2018.
Foto tersebut diabadikan saat masa FPI melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Tempo, Jakarta Timur.
Para simpatisan FPI kala itu mengkritik karikatur yang dimuat oleh Tempo karena dianggap menghina Rizieq Shihab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara