Suara.com - Seorang anggota parlemen Kanada tertangkap sedang bugil di tengah rapat virtual House of Commons pada Rabu.
Menyadur CTV News, William Amos, anggota parlemen yang mewakili Distrik Pontiac, Quebec, sejak 2015 ini muncul di layar para anggota parlemen tanpa sehelai benang pun saat sesi tanya jawab berlangsung.
Pada tangkapan layar yang diperoleh The Canadian Press, dirinya terlihat berdiri di belakang meja di antara bendera Quebec dan Kanada. Nasib baik, alat vitalnya tak terekspos lantaran tertutup oleh benda seperti ponsel yang sedang digenggamnya.
“Ini adalah kesalahan yang sangat disayangkan,” kata Amos dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, Rabu (14/4/2021).
“Video saya secara tidak sengaja menyala saat saya tengah mengganti pakaian kerja saya setelah jogging. Saya dengan sungguh-sungguh meminta maaf kepada rekan-rekan saya di House of Commons atas gangguan yang tidak disengaja ini. Jelas, itu murni kesalahan dan tidak akan pernah terulang lagi,” tuturnya.
Salah seorang anggota parlemen dari Distrik Quebec, Claude DeBellefeuille, membahas insiden tersebut tepat setelah sesi tanya jawab berakhir. Ia menegur dan mengingatkan perihal kesopanan para anggota parlemen.
“Mungkin perlu untuk mengingatkan para anggota, terutama yang laki-laki, bahwa dasi dan jas adalah hal yang wajib, begitu pula dengan kemeja, celana boxer, atau celana dalam,” ujar DeBellefeuille dalam bahasa Prancis.
“Kami melihat bahwa anggota dalam kondisi fisik yang baik, tapi saya rasa para anggota harus mengingat untuk (selalu) berhati-hati dan mengontrol kamera dengan baik,” lanjutnya.
Anthony Rota, sang pembicara berterima kasih kepada DeBellefeuille atas “pengamatannya” dan klarifikasinya meskipun Rota mengakui ia tidak melihat apa pun saat indisen itu terjadi.
Baca Juga: Kantongi 250 Ribu Euro Komisi Bisnis Masker, Anggota Parlemen Jerman Mundur
Lebih lanjut, ia mengingatkan para anggota parlemen untuk selalu waspada saat berada di dekat kamera dan mikrofon.
Selama sesi tanya jawab berlangsung, Amos tampak tidak berbicara sedikitpun. Fotonya tidak muncul di feed publik.
Anggota Partai Liberal Mark Holland mengungkapkan bahwa Amos “sangat malu”.
“Saya tidak berpikir ada niatan buruk. Ini tentu saja keadaan yang tidak menguntungkan,” kata Holand.
“Saya pikir itu itu merupakan bagian dari keadaan dunia yang sedang kita hadapi saat ini. Di mana garis antara rumah dan kantor begitu kabur dan terkadang sulit untuk dikelola,” tambahnya.
“Ini peringatan untuk semua orang. Anda harus benar-benar selalu berasumsi bahwa kamera dalam keadaan menyala dan berhati-hatilah setiap kali Anda berjalan di dekat kamera, (pastikan) Anda sudah berpakaian dengan benar,” katanya.
(Maulida Balqis)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa