Suara.com - Anggota DPR Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Muhammad Rapsel Ali diisukan akan masuk dalam jajaran calon menteri baru di tengah isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju, usai dirinya memenuhi undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara. Untuk mengetahui lebih jauh sosoknya, simak profil Muhammad Rapsel Ali berikut ini.
Sebelumnya, menantu dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini membenarkan kabar pemanggilan ke Istana Negara tersebut. Pertemuannya dengan Jokowi, telah digelar hari Rabu (14/4/2021) lalu, pukul 10.00 pagi.
Rapsel mengaku kedatangannya kala itu hanya berlangsung secara santai. Salah satu topik yang menjadi obrolan adalah soal tim balap Mandalika yang berhasil mengikuti kejuaraan di dunia Moto2.
Namun ada pula kabar yang menyebut bahwa Jokowi dan Rapsel juga membahas perihal Kementerian Investasi. Rapsel pun membenarkan perihal tersebut, namun pembicaraan itu tidak spesifik.
Profil Muhammad Rapsel Ali
Muhammad Rapsel Ali merupakan putra pertama dari pasangan tokoh masyarakat Sulawesi Selatan, Muhammad Ali Gandong dan Basadiaty Ali yang lahir di Selayar pada 6 Mei 1971 lalu.
Setelah lulus dari SMa Karya 2 Makassar, Rapsel melanjutkan pendidikan kuliahnya di Surabaya. Sebelum perjalanan politik, Rapsel banyak berkecimpung di dunia wirausaha. Ia tercatat pernah bekerja di sebuah event organizer pada 2000-2002, menjabat Komisari PT Fox Multimedia pada 2017, hingga menjadi Direktur Utama Sakalino Fajar Mas.
Karier Politik
Rapsel terjun ke politik kala bergabung dengan Partai Golkar pada 2017 silam dan menjabat sebagai Kuta Dewan Penasehat Selayar Golkar.
Baca Juga: Profil Owen Ovadoz yang Tuai Kontroversi Akibat Ucapannya
Kemudian pada 2019, Rapsel menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI untuk Dapil Sulawesi Selatan 1 dari Nasdem yang kemudian membawanya menduduki kursi Anggota DPR RI periode 2019-2024.
Dukungan dari Jokowi Mania (JoMan)
Ketua umum JoMan, Immanuel Ebenezer mengklaim bahwa sah-sah saja jika Rapsel masuk ke dalam nominasi kabinet sebagai Menteri investasi. Apalagi, menantu wakil presiden ini diketahui memiliki rekam jejak yang baik dan profesional secara kapasitas.
Salah satu kapasitas Rapsel terlihat dalam perhatian besarnya yang ia berikan pada olahraga otomotif di Indonesia. Pasalnya, Rapsel merupakan Presiden Pertamina Mandalika SAG Racing Team yang berhasil berpartisipasi dalam kejuaraan dunia, Moto2.
Menunggu Konfirmasi Jokowi
Saat didesak tentang pencalonannya sebagai Menteri investasi terkait pertemuannya dengan Jokowi, meskipun mengiyakan Rapsel menjawab bahwa ia tidak berani melampaui.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026