Suara.com - Dikabarkan seorang biduan di Probolinggo, Jawa Timur yang berstatus janda dilaporkan polisi lantaran melakukan pencabulan kepada seorang pelajar dibawah umur. Lalu apa itu biduan? Apakah anda tahu pengertian biduan?
Kronologi kasus tersebut berawal dari perkenalan seorang remaja pelajar (FU) tersebut dengan seorang biduan (DAP) dalam sebuah acara pernikahan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Diketahui seorang remaja adalah seorang fotografer dalam acara pernikahan tersebut.
Perkenalan biduan tersebut berawal dari mereka bertukar nomor ponsel dan sering mengajak makan hingga pada suatu hari si remaja diajak ke kediaman sang biduan. Mereka kemudian mabuk dan disaat mabuk, remaja tersebut dicabuli hingga diajak berhubungan intim.
Remaja mengaku pencabulan dan pemerkosaan dilakukan kepadanya selama 3 hari berturut-turut di tiga tempat berbeda. Dari situ orangtua remaja melaporkan kasusnya ke Polres Probolinggo Kota pada Rabu (14/4/2021) dan kini sedang dilaksanakan pemeriksaan antara pelapor dan saksi. Terlapor sang biduan akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.
Demikian kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang biduan. Simak penjelasannya apa itu biduan berikut ini.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), biduan adalah seorang penyanyi yang terutama diiringi oleh musik. Namun di masyarakat, biduan lebih diartikan dengan konotasi negatif.
Dalam istilah tersebut, biduan dapat merujuk laki-laki maupun perempuan. Namun dalam sering kali masyarakat menjumpai seorang biduan perempuan dalam sebuah acara seperti pernikahan.
Biduan juga erat kaitannya dengan musik dangdut. Dangdut merupakan salah satu genre musik khas Indonesia yang dekat dengan masyarakat.
Musik dangdut sering kali menampilkan biduan untuk bernyanyi di atas panggung untuk menghibur para tamu maupun penonton yang hadir. Saat ini musik dangdut menjadi musik yang banyak digandrungi oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Ini Kronologis Janda, Biduan Dangdut Cabuli Korban Sampai Tak Berkutik
Dulu dangdut identik dengan biduan-biduan dengan menampilkan goyangan-goyangan seksi dengan pakaian mini. Namun saat ini tren biduan dengan gaya seperti itu telah bergeser.
Biduan saat ini telah banyak membuktikan bahwa mereka dapat menampilkan kualitas mereka sekalipun tidak menunjukkan goyangan seksi. Dengan berkembangnya musik dangdut, saat ini banyak sekali biduan-biduan yang mulai terkenal hingga sukses dan lagunya digandrungi oleh para pendengarnya.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih