Suara.com - Pemain bass band rock Boomerang, Hubert Henry Limahelu, meninggal dunia pada Sabtu (24/4/2021), pukul 08.15 WIB di Surabaya, Jawa Timur, dalam usia 54 tahun.
"Selamat jalan bro Boomerang, Hubert Henry Limahelu, doa terbaik untuk istri, anak dan keluarga yang ditinggalkan. May you rest in peace my dear friend," demikian unggahan Instagram mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah.
Jurnalis Antara mencoba menghubungi Roy Jeconiah dan manajer Boomerang pada siang ini, namun belum mendapatkan jawaban. Sedangkan akun Instagram Boomerang_Offical pada siang ini mengunggah foto hitam putih sosok Henry sedang menggendong bass dengan tulisan "Selamat Jalan".
"Rest in peace. Selamat jalan Hubert Henry Limahelu. Semua kisah dan karyamu akan selalu menjadi warna untuk kami semua. Semoga kembali dalam lindungan Tuhan di surga," demikian keterangan pada foto itu.
Pada 14 April, Hubert Henry mengalami kritis karena pecah pembuluh darah di otak, kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Surabaya untuk penanganan. Sehari setelahnya, ia menjalani sedot cairan di bagian kepala dan dirawat di ruang ICU rumah sakit tersebut.
Beberapa hari kemudian, mantan personel Boomerang, antara lain John Paul Ivan dan Farid Martin bersama sejumlah musisi termasuk Andi Babas, Take Over Band dan Ezra Simanjuntak menggelar acara "Bergerak Bersama" guna menggalang dana untuk pengobatan Henry.
Roy Jeconiah bersama komunitas fans Boomerang juga melakukan hal serupa untuk kesembuhan Henry.
"Kembali kepadaMU, rest in peace my bro HH5h (Hubert Henry Limahelu)," tulis mantan gitaris Boomerang, John Paul Ivan.
Henry mendirikan Boomerang pada 1994 bersama Ivan dan Roy, yang disusul masuknya Farid pada 1995. Henry merupakan sosok penting dalam Boomerang karena banyak berkontribusi dalam menciptakan lagu.
Baca Juga: Hubert Henry Boomerang Meninggal Dunia, Roy Jeconiah: Selamat Jalan Bro
Ketika Roy dan Ivan hengkang dari band beraliran hard rock itu pada 2005 dan 2010, Henry dan Farid menjadi tulang punggung Boomerang bersama beberapa personel baru. [Antara]
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!