Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) disebut kembali melakukan kontak senjata dengan aparat TNI di Ilaga, Papua, pada Jumat (23/4/2021). Dari kontak senjata itu, sebanyak dua aparat TNI menjadi korban dan belum dievakuasi.
Kabar tersebut dilaporkan oleh Komandan Operasi Komando Nasional TPNPB Lekagak Telenggen. Menurutnya, mereka melakukan kontak senjata dengan TNI. Kontak senjata berlangsung sejak pukul 01.00 hingga 05.20 waktu setempat.
Laporan Lekagak kemudian diteruskan oleh juru bicara TPNPB, Sebby Sambom.
"Dalam kontak senjata tersebut anggota TNI dua orang korban," kata Sebby dalam keterangannya yang dikutip Suara.com, Sabtu (24/4/2021).
"Dan mayat sampai sekarang masih ada di gunung belum evakuasi," tambah Sebby.
Belum diketahui, apakah dua anggota TNI tersebut telah dievakuasi dari gunung atau belum.
Sementara itu TPNPB masih bersiaga di sejumlah titik untuk mengawasi pergerakan anggota TNI.
"Pasukan saya masih siaga di setiap tempat."
Baca Juga: Guru Korban KKB Papua Dapat Penghargaan dari Kemensos
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos