Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut salam dua bulan terakhir kasus pandemi corona terus menunjukkan tren membaik, namun masyarakat tidak boleh lengah sebab pandemi belum terkendali.
Doni mengatakan selama bulan 5 Februari - 24 April 2021, angka kasus aktif corona di Indonesia menurun dari 15.57 persen hingga 6,11 persen, padahal secara global kasus aktif meningkat 13,4 persen seiring gelombang ketiga di sejumlah negara.
"Tren kasus Indonesia cukup menggembirakan, kasus aktif kita menurun terus, ini prestasi terbaik selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan, setelah Maret tahun lalu menjadi bagian dari negara yang terdampak covid-19," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Minggu (25/4/2021).
Dia juga mengungkapkan bahwa angka kesembuhan Indonesia meningkat dari 81,68 persen menjadi 91,17 persen, sementara secara global tren kesembuhan menurun menjadi 84,85 persen.
Namun, Kepala BNPB itu menegaskan hal ini bukan berarti pandemi Covid-19 sudah terkendali sebab penularan masih terjadi, masyarakat diminta untuk tetap disiplin protokol kesehatan.
"Apakah ini tetap berjalan sesuai harapan? belum tentu! semua tergantung kita, kalau kita bekerja keras bisa gotong royong kerja sama dengan baik," tegasnya.
Doni mengingatkan, di antara dua kabar baik itu, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih tinggi yakni 2,72 persen, selisih 0,3 persen dibanding angka kematian global 2,12 persen.
Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.641.194 orang Indonesia, kini masih terdapat 100.474, kasus aktif, 1.496.126 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 44.594 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Meski Dilarang, Satgas Prediksi Ada 18,9 Juta Orang Nekat Mudik Lebaran
Berita Terkait
-
Meski Dilarang, Satgas Prediksi Ada 18,9 Juta Orang Nekat Mudik Lebaran
-
India Minta Facebook dan Twitter Hapus Postingan Kritik Penanganan Covid-19
-
Napi dan Petugas di Lapas Jember Positif Corona, Angka Kasus Covid-19 Naik
-
Mayat Bergelimpangan di India dan Lahan Parkir Jadi Tempat Kremasi
-
Ratusan Calon Penumpang Pesawat Terdeteksi Positif Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa