Suara.com - Polisi Jerman menemukan bahwa laporan adanya dugaan granat tangan di sebuah hutan sebenarnya adalah mainan seks karet.
Menyadur The Independent, Kamis (29/4/2021) temuan tersebut berawal dari adanya sebuah laporan tentang tas berisi granat di sebuah hutan di Kota Passau.
Polisi Jerman langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki laporan tersebut, namun ternyata petugas menemukan hal yang mengejutkan.
Penyelidik regu bom menetapkan bahwa tas itu adalah berisi replika granat yang terbuat dari karet.
Petugas mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa juga ditemukannya kondom dan pelumas di dalam tas tersebut.
Dari temuan tersebut membuat petugas curiga bahwa benda yang diduga granat tersebut dimaksudkan untuk digunakan dalam hubungan seks.
"Pencarian di internet mengkonfirmasi kecurigaan itu," kata polisi. "Sebenarnya ada mainan seks dalam bentuk granat tangan."
Bukan hal yang aneh jika amunisi atau granat ditemukan di Jerman lebih dari 75 tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II.
Pekan lalu, polisi di kota Mannheim mengatakan para pekerja konstruksi telah menemukan bom era Perang Dunia II seberat 500 kg.
Baca Juga: Perselingkuhan Istri Kapten Vincent, Netizen Soroti Suami Maia Estianty
Bom itu berhasil dijinakkan pada hari itu dan penduduk setempat diberitahu bahwa mereka dapat kembali ke rumah mereka.
Pada bulan Januari, ahli penjinak bom juga meledakkan empat bom PD II, yang dijatuhkan oleh pasukan militer AS selama perang, di kota Göttingen setelah ribuan penduduk dievakuasi dari daerah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi