Suara.com - Semalam, Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, dipadati umat muslim yang mayoritas untuk tujuan berdoa malam 10 hari terakhir Ramadhan atau Malam Lailatul Qadar
Kepala Kepolisian Sektor Semampir Komisaris Polisi Aryanto Agus memprediksi puncak kunjungan warga ke makam Sunan Ampel terjadi tengah malam nanti.
Petugas telah mengantisipasi terjadinya kerumunan dengan menjaga ketat dua pintu masuk dan pintu keluar.
“Tujuannya untuk menertibkan agar tidak ada kerumunan pertemuan peziarah keluar dan masuk. Pemisahan juga dilakukan imbauan dan pemberikan masker,” kata Aryanto kepada Beritajatim.com.
Menurut Aryanto, jumlah warga yang datang lebih sedikit ketimbang pada kunjungan sebelum masa pandemi.
“Kunjungan sebelum pandemi jauh lebih banyak. Sekarang berkurang lebih dari 50 persen pada hari biasa sebelum pandemi. Pemecahan jalan masuk dan keluar dinilai positif dan efektif memecah krumunan,” kata dia.
Petugas juga menyediakan sekitar 5.000 masker.
“Harapan kita prokes dan 5 M bisa diterapkan dan semua peziarah aman dari penyebaran virus,” kata dia.
Petugas juga sudah mempersiapkan pengamanan selama pelaksanaan salat Idul Fitri nanti, antara lain dengan menyediakan minimal 1.500 masker.
Baca Juga: Ini Tandanya Jika Berhasil Dapat Malam Lailatul Qadar di Akhir Ramadhan
Berita Terkait
-
Surabaya dalam Sebuah Perjalanan dengan Kenangan yang Tak Mungkin Terulang
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban
-
10 Ciri Datangnya Malam Lailatul Qadar Menurut Hadis, Apa Saja?
-
Doa agar Dipermudah Mendapat Lailatul Qadar, Amalkan di 10 Malam Terakhir Ramadan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal