Suara.com - Bentrokan antara anggota Forum Betawi Rempug Gardu 0200 dan anggota Forum Komunikasi Anak Betawi terjadi di Jalan Swadaya I, RT 7, RW 10, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2021), sekitar jam 19.15 WIB.
Menurut keterangan yang disampaikan Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Bambang Handoko, bentrokan dipicu aksi seorang warga yang diduga anggota Forkabi merusak dan membuang bendera FBR ke got.
Aksi tersebut memancing kemarahan anggota FBR. Mereka kemudian berkumpul di kantor Sekertariat FBR Gardu 0200.
Polisi datang ke lokasi untuk mencegah terjadinya keributan. Namun sekitar pukul 19.05 WIB, beberapa orang dari luar kelompok FBR datang ke gardu dengan membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan.
“Spontan kedua kelompok saling serang,” tutur Bambang.
Polisi melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke udara untuk mengurai massa. Tidak ada korban jiwa dalam keributan dalam keributan dua ormas.
Setelah kejadian, FBR dan perangkat RT serta RW membuat laporan ke kantor Polsek Pasar Minggu.
Menurut penjelasan Bambang, yang memancing perusakan bendera FBR oleh orang yang diduga anggota Forkabi karena adanya pelarangan penyelenggaraan bazaar di Jalan Swadaya I karena untuk mengantisipasi kerumunan di tengah pandemi Covid-19.
Yang melarang penyelenggaraan bazaar adalah unsur tiga pilar.
Baca Juga: Pasarkan Produk Betawi, Forkabi Kembangkan Koperasi di Jabodetabek
Berita Terkait
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Terdalam 3,5 Meter! Warga Pejaten Timur Terjebak di Lantai Dua, Pemandangan di Dalam Rumah Bikin Syok
-
Pagi Mencekam di Pejaten Timur: Saat Luapan Ciliwung Nyaris Tenggelamkan Pemukiman
-
Polisi Tangkap Komplotan Ormas FBR Bojongsari yang Peras Pedagang di Depok, Korban Sampai Dicekik
-
Bentrok Ormas FBR Vs BANTARA Pecah di Jakut, Belasan Orang Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap