- Banjir hebat di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, terjadi akibat curah hujan tinggi yang merendam pemukiman hingga 3,2 meter.
- Pada Jumat (30/1/2025), Kepala BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi ketinggian air mulai surut menjadi 260 cm di lokasi tersebut.
- Total delapan RT di tiga wilayah Jakarta Selatan terdampak luapan Kali Ciliwung, dengan ketinggian air bervariasi maksimal 350 cm.
Suara.com - Pagi yang mencekam menyelimuti warga di bantaran Kali Ciliwung, Jakarta Selatan.
Akibat curah hujan tinggi, banjir hebat merendam pemukiman di kawasan Pejaten Timur dengan ketinggian air yang sempat menyentuh angka fantastis, yakni 3,2 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa meski air mulai menunjukkan tren menurun, kondisi di lapangan masih tergolong tinggi.
"Saat ini sudah berangsur surut, dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 260 cm," kata Isnawa Adji saat dihubungi di Jakarta, Jumat (30/1/2025).
Isnawa menjelaskan bahwa pemukiman warga sempat diterjang luapan air yang jauh lebih tinggi sebelum fajar menyingsing.
"Sebelumnya, di lokasi tersebut, banjir sempat mencapai setinggi 320 cm pada pukul 05.00 WIB," tambahnya.
Titik banjir terparah berada di RT 05/RW 08, Jalan Jembatan Gantung, yang lokasinya memang sangat mepet dengan aliran sungai.
"Lokasi Pejaten Timur, dekat kali Ciliwung, seberang pasar, Pasar Minggu, di bawah rel kereta," ujar Isnawa merinci wilayah terdampak.
Pantauan di lokasi menunjukkan situasi yang sibuk sekaligus memprihatinkan. Jembatan penghubung arah Condet menuju Stasiun Pasar Minggu tampak dipadati sepeda motor yang melintas perlahan di tengah kepungan air.
Baca Juga: Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera
Di sudut-sudut rumah, warga mulai berjibaku melawan sisa-sisa banjir.
Menggunakan ember seadanya, mereka mencoba membersihkan lumpur pekat yang masuk ke dalam hunian.
Sementara itu, sebagian warga lainnya memilih untuk mengungsi ke ruko-ruko terdekat dengan membawa tas berisi dokumen dan barang berharga.
Data BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa banjir kali ini tidak hanya menyerang satu titik. Total ada delapan RT di Jakarta Selatan yang terendam akibat luapan Kali Ciliwung, dengan rincian:
- Pejaten Timur: 4 RT
- Rawajati: 2 RT
- Tanjung Barat: 2 RT
Ketinggian air di wilayah-wilayah tersebut bervariasi, mulai dari 150 cm hingga puncaknya 350 cm. BPBD terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir