Suara.com - Pengamat Militer dan Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menegaskan, kalau sosok Mister M yang disebutnya sebagai mafia alutsista di Indonesia sudah diketahui oleh sejumlah pihak. Jika memang niat, menurutnya Kementerian Pertahanan RI bisa dengan mudah untuk mengungkapnya.
Soal Mister M yang mulanya dibongkar oleh Connie akhirnya mendapatkan perhatian dari Kemhan RI. Namun, Connie justru diminta untuk menjelaskannya secara gamblang karena takut menjadi fitnah.
Menanggapi itu, Connie menyatakan dirinya wajib untuk melayangkan kritik terhadap Prabowo Subianto selaku Menhan supaya tidak memberikan celah permainan mafia di lingkup modernisasi alutsista. Menurutnya masyarakat memiliki tugas untuk mengawal anggaran negara termasuk anggaran pertahanan yang nilainya paling tinggi dalam APBN.
"Kewajiban saya untuk bersikap kritis dalam mendukung Menteri Pertahanan dan/atau Kemhan agar dapat bertindak bahwa tidak ada tempat bagi siapa pun yang dapat bermain-main dalam upaya modernisasi alutsista," kata Connie dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5/2021).
Mengenai Mister M, Mafia dalam upaya modernisasi alutsista, Connie menyebut sosoknya juga diakui keberadaannya oleh para tokoh lain. Diantarannya ialah anggota Komisi I M Farhan, Mantan KaBAIS S. Ponto dan Deputi V KSP Jaleswari Pramodawardhani.
Sehingga untuk urusan pengungkapan itu seharusnya ada di tangan Kemhan bersama KPK serta aparat terkait.
"Maka menjadi tugas Kemhan bersama sama KPK dan aparat terkait untuk menggunakan seluruh perangkat yang dimiliki untuk membuka siapa saja Mr. M dimaksud, bukan tugas seorang akademisi atau intelektual," tuturnya.
Kata Connie, pengungkapan Mister M menjadi perkara mudah apabila Kemhan RI dapat mengundang KPK untuk menelisik tahapan Cadmid. Cadmid ialah siklus dalam sistem pengadaan alutsista, mulai dari konsep hingga manufacturing.
"Biarkan KPK melakukan tugasnya dengan baik sehingga siapapun yang bermain dapat benar benar terungkap dan terhentikan," ungkapnya.
Sebelumnya, Kemhan RI menjawab isu soal adanya mafia alutsista di Indonesia berinisial Mister M. Kemhan meminta informannya segera melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi agar isunya tidak menjadi bola liar.
Baca Juga: Prabowo Disebut Mau Beli Alutsista Rp 1.760 Triliun, tapi Tak Libatkan TNI
Informan yang dimaksud ialah pengamat Militer dan Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie yang beberapa waktu lalu menyebut adanya mafia alutsista berinisial M.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berterima kasih atas pernyataan Connie tersebut. Tetapi ia ingin agar Connie juga turut menindaklanjuti temuannya.
"Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sangat berterima kasih bila Bu Connie menyebutkan dan membuka saja siapa Mafia yang dia sebut berinisial Mister M, bila perlu laporkan tindakan yang bersangkutan ke KPK atau kepolisian," kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/5).
"Jangan sampai sekedar menjadi rumor dan fitnah," sambungnya.
Prabowo melalui Dahnil, juga meminta Connie untuk berani menyebutkan jenderal-jenderal yang bermain di industri pertahanan bayangan. Ia merasa kasihan dengan jenderal-jenderal yang disinggung tidak memperoleh pengetahuan cukup atas adanya industri tersebut.
"Kasihan banyak jenderal yang baik-baik di Kemhan dan TNI yang menginginkan perubahan mendasar dan menguatkan pertahanan RI menjadi lebih baik namun menjadi korban tuduhan dan rumor yang disampaikan oleh Bu Connie," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta