Suara.com - Otoritas Terusan Suez (SCA) akan memperluas dan memperdalam jalur sisi selatan, lokasi di mana kapal kontainer Ever Given macet dan memblokir lalu lintas pada bulan Maret.
Menyadur Strait Times Rabu (12/05), pernyataan ini dikeluarkan oleh Ketua Otoritas Terusan Suez, Osama Rabie dalam pidato yang disiarkan televisi pada Selasa lalu.
Rabie mempresentasikan rencana tersebut pada sebuah acara yang dihadiri oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Ia mengatakan proyek ini ditarget paling lama 24 bulan.
Rencananya, SCA akan melebarkan jalur air paling selatan sejauh 30 km antara kota Suez dan kawasan Danau Great Bitter sejauh 40 meter ke arah timur, kata Rabie.
Ia juga berencana untuk memperdalam bagian itu menjadi sekitar 22 m dari 20m.
Jalur kanal kedua di utara Great Bitter Lake akan diperpanjang 10 km di sisi selatan danau, dengan total panjang 82 km sehingga memungkinkan lebih banyak kapal yang lewat, kata Rabie.
Sisi mengatakan landasan kapal kontainer Ever Given setinggi 440 m pada 23 Maret yang mendasari rencana tersebut.
Kapal Ever Given yang memuat ribuan kontainer masih ditahan di Great Bitter Lake, di tengah sengketa klaim kompensasi SCA terhadap pemilik Ever Given Jepang, Shoei Kisen.
Baca Juga: Pamannya Dipecat, Begini Kronologi Viral Bocah 12 Tahun Bawa Truk Kontainer
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional