Suara.com - Kapal pengangkut 20 kontainer berisi mainan seks yang sempat terjebak macet di Terusan Suez kini bisa kembali berlayar setelah kapal Ever Given bebas.
Menyadur Daily Mail, Rabu (31/3/2021) kapal yang membawa 'dildo, vibrator, dan alat masturbasi pria' adalah satu dari lebih dari 400 kapal yang diperkirakan mengantre untuk melewati Terusan Suez.
Kapal kargo raksasa Ever Given pada Selasa pekan lalu kandas dengan posisi diagonal selama hampir seminggu tetapi berhasil bebas kembali pada Senin pagi.
Dengan bebasnya kapal tersebut, jalur paling sibuk di dunia tersebut dapat dibuka kembali untuk lalu lintas pengiriman.
"Ada lebih dari dua puluh kontainer yang penuh dengan barang-barang yang berjalan dengan baik, seperti vibrator, dildo, dan alat masturbasi pria," jelas CEO perusahaan EDC Retail Evertine Magerman kepada outlet berita Belanda RTV Noord.
"Banyak dari produk ini dijual untuk Natal dan Hari Valentine, misalnya. Sekarang ada banyak hal ekstra yang harus dilakukan untuk memulihkan stok. Tapi itu tidak mungkin sekarang,
"Sangat menjengkelkan bahwa halangan seperti itu akan berlanjut untuk waktu yang lama sebelum ritme dalam rantai transportasi pulih." jelasnya.
EDC Retail memperkirakan mereka kehilangan jutaan pendapatan karena penundaan tersebut dan bahkan telah mempertimbangkan untuk mengubah rute melalui Afrika.
"Itu juga berarti biaya yang lebih tinggi, belum lagi risiko ekstra. Saat ini musim dingin di Afrika Selatan dan lautan bisa menjadi ganas. Dan kemudian Anda juga memiliki peluang pembajakan. Tapi keputusan itu bukan milik kami, terserah perusahaan pelayaran," kata Magerman.
Baca Juga: Mohamed Salah Tak Janji Bertahan di Liverpool
Terusan Suez Mesir dibuka kembali untuk lalu lintas pengiriman di kedua arah pada Senin malam setelah kapal kontainer raksasa berbendera Panama berhasil diapungkan kembali, dengan lebih dari 400 kapal menunggu untuk melewatinya.
Ketua Otoritas Terusan Suez Osama Rabie mengatakan pada hari Senin bahwa Terusan dapat dinavigasi setelah kapal sepanjang 430 meter dibebaskan tanpa.
"Kapal keluar dengan utuh dan tidak ada masalah. Kami baru saja mencari dasar dan tanah Terusan Suez dan untungnya bagus dan tidak memiliki masalah, dan kapal akan melewatinya hari ini," katanya kepada Nile TV.
Pihak berwenang memberi tahu agen pengiriman bahwa kapal-kapal akan kembali berjalan melalui kanal mulai pukul 07.00 malam waktu setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR