Suara.com - Gerbang masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur ditutup rapat dengan gembok di tengah penerapan larangan ziarah saat momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Hal itu membuat jengkel dan kecewa sejumlah warga yang ingin berziarah.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi saat hari lebaran kedua, Jumat (14/5/2021), tampak pintu gerbang utama TPU Bambu Apus ditutup rapat.
Tak hanya itu, spanduk bertuliskan pengumuman penutupan TPU dan larangan untuk warga berziarah pun terpampang di pintu gerbang. Penutupan dilakukan sejak Rabu (12/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021) mendatang.
Sejak pukul 09.30 WIB tampak sejumlah peziarah berdatangan ke TPU Bambu Apus. Namun, mereka harus gigit jari lantaran tak bisa masuk ke area pemakaman.
Salah satu peziarah Jarwo (55), mengaku, datang jauh-jauh dari Kebayoran, Jakarta Selatan bersama sanak keluarga untuk melakukan ziarah. Namun, ia kecewa lantaran tak bisa melakukan ziarah.
"Kita baru tahu juga ternyata ditutup. Kalau seperti ini kita mendoakan dari rumah saja. Sudah jauh-jauh lumayan kecewa," kata Jarwo ditemui di lokasi.
Jarwo dan sejumlah sanak keluarganya pun terlihat sempat mempertanyakan kepada petugas TPU Bambu Apus yang berjaga terkait ditutupnya pemakaman. Menekan penyebaran Covid-19 menjadi alasan utama.
"Kata satpamnya tadi, (karena Pandemi) Covid jadi ditutup. Padahal tahun kemarin, sama Covid juga tidak seketat ini gitu," tuturnya.
Untuk diketahui, kebijakan larangan ini diputuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Kepala Daerah Seluruh Jabodetabek di Balai Kota, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Warga Abaikan Larangan Ziarah Kubur di Jakarta
Anies mengatakan, Pemprov DKI melarang warganya ziarah kubur saat Lebaran nanti untuk menekan mobilitas warga.
"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai tanggal 12 Mei sampai dengan hari Minggu 16 Mei," ujar Anies di Balai Kota, Senin (10/5/2021).
Penutupan TPU tidak hanya dilakukan di Jakarta saja. Pemakaman di seluruh Jabodetabek juga akan ditutup untuk sementara 12-16 Mei 2021.
"Seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah," jelasnya.
Kendati demikian, operasional TPU akan tetap berjalan untuk memakamkan jenazah. Penutupan hanya dilakukan untuk para peziarah.
"Untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas pemakaman," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar
-
Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat
-
Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya
-
Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!
-
Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang
-
Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
-
Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo
-
LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
-
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026