Suara.com - Taman Mini Indonesia Indah atau TMII diserbu ribuan pengunjung pada hari ketiga lebaran, Sabtu (15/5/2021) siang.
Ribuan pengunjung itu menciptakan antrean kendaraan bermotor yang mengular hingga 2 kilometer di depan pintu gerbang TMII.
Kendaraan mengantre lantaran akses masuk Taman Mini dibatasi, para pengunjung pun mengaku kecewa.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, antrean panjang tersebut terlihat mulai Persimpangan Jalan Raya Pondok Gede hingga pintu gerbang utama Taman Mini.
Pembatasan ini membuat sejumlah pengunjung yang ingin berwisata ke TMII merasa kecewa. Pasalnya dirinya sudah menunggu pintu gerbang TMII dibuka sejak pukul 12.30 WIB.
"Merasa kecewa sih (dengan adanya penutupan atau pembatasan masuk TMII) karena sudah jauh-jauh datang," kata Idris salah satu pengunjung bersama keluarganya.
Idris mengakui sebelumnya tidak mengetahui adanya aturan pembatasan. Karenanya, Idris menyesalkan terjebak di tengah antrean.
"Sangat disayangkan sih ini tidak jelas penutupannya sampai kapan. Agak bingung juga nih sampai kapan," tuturnya.
Baca Juga: Pengunjung Membeludak, Taman Impian Jaya Ancol Akhirnya Dibuka Terbatas
Adapun pintu gerbang mulai dibuka setelah adanya antrean panjang mulai pukul 13.45 WIB. Kendaraan yang mengantre berangsur-angsur masuk ke dalam TMII.
Sementara itu, Kepala Humas TMII Adi Widodo, menyampaikan, pintu-pintu gerbang TMII ditutup lantaran adanya pembatasan pengunjung.
Pengunjung di dalam TMII sendiri kekinian hanya sebesar 30 persen saja atau setara 18.000 pengunjung.
Berita Terkait
-
Pengunjung Membeludak, Taman Impian Jaya Ancol Akhirnya Dibuka Terbatas
-
Pengunjung Dibatasi, Antrean di TMII Mengular hingga 2 Kilometer
-
22.974 Orang Kunjungi Tempat Wisata TMII
-
Jadi Obat Penawar Rindu Kampung Halaman, Warga Padati Anjungan TMII
-
Tak Bisa Mudik, Pengunjung Padati TMII di Hari Kedua Lebaran
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!