Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa rumah sakit rujukan sudah siap jika terjadi lonjakan pasien Covid-19 pasca-libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Budi menyebut saat ini ada sekitar 50 ribu tempat tidur di kamar isolasi Covid-19 yang tersedia di 789 rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.
"Antisipasi sudah kita lakukan, total tempat tidur tersedia isolasi untuk pasien covid-19 sekarang secara nasional ada 70 ribu, keterisiannya sampai sekarang 20 ribu, jadi masih ada cadangan sebanyak 50 ribu atau 250 persen dari keterisian tempat tidur isolasi," kata Budi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/5/2021).
Selain itu juga terdapat tempat tidur ICU untuk pasien Covid-19 yang tersedia sebanyak 4.000 dari total 7.500 tempat tidur di seluruh Indonesia.
"Jadi masih memiliki kapasitas tambahan sekitar 200 persen dari tingkat keterisiannya sekarang," ucapnya.
Meski terlihat cukup banyak tempat tidur Covid-19 tersedia, Budi meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
"Mudah-mudahan pasca lebaran liburan panjang, kenaikannya tidak akan setinggi itu, sehingga cadangan ruangan tempat tidur, baik isolasi dan ICU tidak usah sampai sepenuh itu," tutur Budi.
Selain itu, masih ada juga 43 Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di 9 provinsi, 2.188 dari 9.148 tempat tidurnya sudah terpakai.
Sejauh ini, angka keterpakaian tempat tidur Covid-19 tertinggi ada di Sumatera Utara (58 persen), Kepulauan Riau (58 persen), Riau (52 persen), Kalimantan Barat (46 persen), Sumatera Barat (46 persen).
Baca Juga: Dibuka Kembali, Obyek Wisata di Balikpapan Dijaga Ketat
Lalu Sumatera Selatan (45 persen), Jambi (44 persen), Bangka Belitung (42 persen), DI Yogyakarta (41 persen), dan Nusa Tenggara Barat (41 persen).
Berita Terkait
-
Dibuka Kembali, Obyek Wisata di Balikpapan Dijaga Ketat
-
Ahmad Sahroni Ajak Seluruh Pihak Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
-
Bulan Pancasila, Fortais Bakal Fasilitasi Kaum Jomlo Nikah Bareng Gratis
-
Tega! Demi Jet Pribadi, Influencer Ini Lakukan Tipuan Dana Bantuan Covid-19
-
Syarat Masuk Lagi ke Jabodetabek saat Arus Balik Lebaran 2021
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI