Suara.com - Sekjen Perhimpunan RS Indonesia (PERSI) Lia G. Partakusuma mengungkapkan bahwa kondisi rumah sakit saat ini mulai disibukkan dengan pasien Covid-19 yang datang usai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Lia menjelaskan meski secara rata-rata nasional, jumlah keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Covid-19 masih sekitar 30 persen, tetapi ada kenaikan kasus di beberapa provinsi seperti Aceh dan Sulawesi Barat.
"BOR yang ada masih sekitar 30 persen atau di bawah 30 persen, tapi kalau kita lihat per provinsi itu sudah ada beberapa provinsi yang menunjukkan angka peningkatan yang signifikan, ada beberapa provinsi yang naik lebih daru 50 persen, yaitu Aceh dan Sulawesi Barat," kata Lia dalam diskusi KPCPEN, Kamis (20/5/2021).
Selain itu, beberapa provinsi lain seperti Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Riau juga mulai naik 25-50 persen, serta Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jambi juga naik 10-24 persen.
Kemudian di Bengkulu, Sumatera Selatan dan DI Yogyakarta juga meningkat di bawah 10 persen.
"Jadi data yang saya sebutkan beberapa provinsi yang meningkat ini itu sudah mulai terlihat bahwa ICU disana sudah mulai tinggi bahkan melebihi kapasitas di provinsi yang lebih dari 50 persen kasusnya meningkat, ada ICU yang tidak bisa menampung lagi pasien," ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mencatat BOR Covid-19 tertinggi ada di Sumatera Utara (58 persen), Kepulauan Riau (58 persen), Riau (52 persen), Kalimantan Barat (46 persen), Sumatera Barat (46 persen).
Lalu Sumatera Selatan (45 persen), Jambi (44 persen), Bangka Belitung (42 persen), DI Yogyakarta (41 persen), dan Nusa Tenggara Barat (41 persen).
Pemerintah juga telah mempersiapkan 982 rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia yang kini masih tersedia sekitar 78.227 tempat isolasi untuk pasien Covid-19.
Baca Juga: Lebaran Ketupat: Arti, Sejarah
Selain itu, masih ada juga 43 Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di 9 provinsi, 2.188 dari 9.148 tempat tidurnya sudah terpakai.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?