Suara.com - Presiden Joe Biden pada Kamis (20/5) menjanjikan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi untuk Gaza saat dia memuji kesepakatan untuk mengakhiri 11 hari pertempuran antara Israel dan Hamas yang menguji keterampilan negosiasinya.
Biden, muncul sebentar di Gedung Putih setelah berita tentang perjanjian gencatan senjata, juga berjanji untuk mengisi kembali sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, meskipun ada keluhan dari Partai Demokrat tentang penjualan senjata Amerika Serikat (AS) yang tertunda ke Israel.
Biden mengatakan Amerika Serikat akan bekerja melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemangku kepentingan internasional lainnya "untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang cepat dan untuk mengumpulkan dukungan internasional bagi orang-orang di Gaza dan dalam upaya rekonstruksi Gaza.
Dia bersikeras bahwa bantuan rekonstruksi akan diberikan dalam kemitraan dengan Otoritas Palestina dan bukan dengan Hamas, yang oleh Amerika Serikat disebut sebagai organisasi teroris.
Otoritas Palestina, yang dijalankan oleh Presiden moderat Mahmoud Abbas, hanya mengatur sebagian dari Tepi Barat yang diduduki, sementara Hamas memegang kekuasaan di Jalur Gaza.
"Kami akan melakukan ini dalam kemitraan penuh dengan Otoritas Palestina - bukan Hamas - dengan cara yang tidak mengizinkan Hamas untuk mengisi kembali persenjataan militernya," kata Biden.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke wilayah Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang untuk bertemu dengan rekan-rekan Israel, Palestina dan regional untuk membahas upaya pemulihan dan "bekerja sama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Israel dan Palestina."
Perjanjian gencatan senjata tersebut menyusul aktivitas diplomatik yang intens selama berhari-hari yang memberikan ujian terhadap kemampuan Biden dan para pembantu keamanan nasionalnya untuk membantu menyelesaikan konflik yang bisa berubah menjadi perang yang berkepanjangan.
Selama negosiasi, Biden berbicara dengan dua pemimpin yang memiliki hubungan tegang dengannya - enam kali dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, termasuk dua kali pada Kamis, dan satu kali dengan Presiden Mesir Abel Fattah al-Sisi.
Baca Juga: Resmi Gencatan Senjata, Hamas Tetap Waspada Atas Agresi Israel
Baik Netanyahu dan Sisi dekat dengan Donald Trump. Biden menunggu berminggu-minggu untuk menelepon Netanyahu setelah menjabat sebagai presiden AS.
Panggilan teleponnya dengan Sisi pada Kamis adalah pertama kalinya mereka berbicara sejak Biden menjabat pada Januari.
Mesir, yang memiliki perjanjian perdamaian dan hubungan diplomatik dengan Israel dan juga memelihara kontak dengan Hamas, secara tradisional memainkan peran kunci dalam memadamkan pertempuran Gaza.
Tidak adanya komunikasi langsung antara kedua presiden hingga saat ini telah secara luas dilihat sebagai penghinaan Sisi oleh pemerintahan baru yang telah memperjelas kekhawatirannya tentang catatan hak asasi manusia Mesir.
Tekanan
Ketika konflik dimulai, pemerintah berhati-hati untuk tidak membuat tuntutan publik kepada Israel karena khawatir Israel akan mengabaikan seruan AS dan memperpanjang konflik, kata sumber yang akrab dengan negosiasi di belakang layar.
Berita Terkait
-
Resmi Gencatan Senjata, Hamas Tetap Waspada Atas Agresi Israel
-
Indonesia di Sidang PBB: Israel Negara Penjajah Palestina!
-
Kirim Jin ke Israel, Dukun Santet: akan Tiba Dalam Dua Hari Melalui Angin
-
Dahsyat! Dukun se-Indonesia Kirim Rudal ke Israel, Bela Palestina: Gaib!
-
Menlu Sampaikan 3 Sikap RI Atas Konflik Palestina-Israel di Sidang PBB
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!