Suara.com - Sebuah video beredar di jejaring media sosial dan menjadi viral. Video itu memperlihatkan seorang pria yang tengah melakukan vaksinasi.
Video itu diunggah oleh sejumlah akun media sosial salah satunya akun Instagram @infobanglibali.
Dalam tayangan video, terlihat seorang pria memakai kaus dan masker berwarna merah.
Dia tampak secara sengaja merekam kejadian tersebut. Dalam tayangan itu, terlihat seorang vaksinator yang memakai pakaian medis.
Vaksinator itu terlihat membawa sebuah jarum suntik dan kapas.
Awalnya, vaksinator itu membersihkan bagian lengan pria tersebut menggunakan kapas.
Kemudian, vaksinator itu mulai menyuntik lengan pria tersebut menggunakan jarum suntik.
Akan tetapi, saat menyuntikkan jarum, terlihat jarum yang ditusukkan tanpa ada isi di dalamnya.
Rupanya hal ini mencuri perhatian warganet. Mereka menduga bahwa kejadian ini terjadi di Indonesia.
Baca Juga: Pria Barito Potong Kelamin Sendiri, Habis Itu Dimasukan Toples
Klarifikasi Kemenkes RI
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pun mengatakan bahwa video itu tidak diketahui lokasi dari pengambilan video tersebut.
Nadia mengatakan bahwa informasi yang beredar tidak menjelaskan secara pasti kapan dan lokasi kejadian itu.
Pihaknya meyakini bahwa video tersebut tidak terjadi di Indonesia.
Usut punya usut, kejadian tersebut terjadi di Ekuador. Melalui akun Twitter resmi Kementerian Kesehatan Masyarakat Ekuador memberikan pernyataan.
Kementerian Kesehatan Masyarakat Ekuador menyatakan bahwa vaksinator tersebut sedang dalam penyelidikan.
"Mengingat apa yang terjadi hari ini di titik vaksinasi #MuchoLote, kami memberi tahu publik bahwa profesional kesehatan telah diidentifikasi dan akan diselidiki oleh otoritas terkait," tulisnya.
Sementara itu, pria dalam video tersebut berhasil divaksinasi dengan benar.
Berita Terkait
-
Viral Video Maling Bugil Terekam CCTV, Warganet: Wong Gendeng..
-
Stok Melimpah tapi Sepi Pendaftar, Hong Kong Bakal Buang Jutaan Dosis Vaksin
-
Pria Barito Potong Kelamin Sendiri, Habis Itu Dimasukan Toples
-
Pengangguran, Pria Ini Ikhtiar Puasa 40 Hari demi Kasih Pacar Lamborghini
-
Acara Pertunjukan Dibubarkan, Pekerja Seni Protes Beri Alasan Menohok
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus