Suara.com - Seorang pengantin pria di Uttar Pradesh, India menikah dengan adik perempuan kekasihnya setelah wanita itu pingsan dan berakhir meninggal saat upacara pernikahan.
Menyadur Zee News Minggu (30/05) insiden itu terjadi di Samaspur, Bharthana distrik Etawah. Dokter mengatakan bahwa dia meninggal karena serangan jantung yang parah.
Kala itu, pengantin wanita yang bernama Surabhi, tiba-tiba pingsan di samping kekasihnya, Manjesh Kumar saat bersiap untuk ritual 'pheras'.
Salah satu anggota keluarga pengantin wanita menjelaskan situasinya sangat tiba-tiba dan mereka mengambil keputusan penting dengan persetujuan dua belah pihak.
"Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan dalam situasi ini," ujar Saurabh, saudara laki-laki Surabhi, kepada ANI sembari menjelaskan kedua keluarga duduk bersama untuk mendiskusikan peristiwa mendadak ini.
"Seseorang menyarankan agar adik perempuan saya Nisha dinikahkan dengan pengantin pria. Keluarga mendiskusikan masalah tersebut dan keduanya setuju."
Jenazah Surabhi disimpan dalam satu ruangan, sementara pernikahan mempelai pria dengan Nisha diadakan dan setelah 'baraat', upacara terakhir Surabhi dilakukan, kata Saurabh.
Sementara itu, paman Surabhi, Ajab Singh, mengatakan segalanya sangat ironis hingga ia belum bisa menerima, apa yang sebenarnya terjadi.
"Itu adalah panggilan yang sulit bagi keluarga kami. Seorang putri terbaring mati di satu ruangan dan pernikahan putri lainnya sedang dilangsungkan di ruangan lain."
Baca Juga: Pernikahan Leslar Diramal Cerai, Pihak Rizky Billar Kecam Si Peramal!
"Kami tidak pernah menyaksikan emosi yang campur aduk seperti itu," jelasnya dan menambahkan duka atas kematiannya dan kebahagiaan pernikahan 'belum meresap'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?