Suara.com - Seorang pria di Tamil Nadu, India dipolisikan karena mengunggah video makan ular mentah. Menyadur News Week Senin (31/05), ia juga menyebut aksinya bisa menangkal covid.
Dalam klip video yang diperoleh India Today, pria itu terlihat sedang menggigit seekor ular mentah utuh hingga terbelah jadi dua lalu memakan ular mentah dalam potongan besar.
Ia meneruskan aksinya sambil terus mengunyah daging ular sambil berkata makan ular baik untuk 'menjauhkan Covid-19'. The Times of India melaporkan pria itu sebagai buruh tani berusia 50 tahun bernama Vadivelu.
Video tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas hutan distrik (DFO) yang kemudian menyuruh timnya untuk menangkap pria tersebut.
Dalam wawancara dengan The Times of India, DFO mengatakan pria itu mengaku "dipaksa makan ular oleh beberapa pria lain." Ia pun mengaku mabuk saat kejadian.
Ular itu sudah mati ketika pria itu mulai memakannya, kata surat kabar itu, tetapi DFO mengatakan ular daging ular mentah masih bisa melukainya dengan serius.
"Dia mengunyah ular yang sudah mati itu. Dia beruntung tidak menggigit kelenjar racun ular itu, yang merupakan krait biasa," kata DFO. "Krait umum mengandung neurotoksin yang dapat melumpuhkan manusia."
Pria itu didenda 7.000 rupee (sekitar $ 97) oleh Departemen Kehutanan karena mengunyah ular.
Ini bukan pertama kalinya klaim palsu tentang virus corona menyebar di India. Bulan lalu, seorang politisi memberi urin sapi pada pasien COVID-19 yang menggunakan ventilator.
Baca Juga: Alhamdulillah! Berkurang 42 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.971 Pasien Covid-19
Menurut Reuters, beberapa kelompok Hindu radikal di India telah beralih ke urin sapi untuk menangkal virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam