Suara.com - Kemendikbud Ristek (Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) telah merilis daftar 10 Politeknik terbaik Indonesia. Bagi yang ingin masuk Politeknik, simak berikut ini daftarnya.
Bicara mengenai Politeknik, perguruan tinggi ini memang memiliki sejumlah keunggulan. Sehingga tak perlu ragu lagi jika ingin menempuh pendidikan di sini.
Politeknik sendiri adalah salah satu perguruan tinggi vokasi yang menghadirkan beberapa bidang pengetahuan khusus. Berikut ini daftar Politeknik terbaik Indonesia menurut Kemendikbud Ristek.
1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Politeknik Elektronika Negeri Surabaya berada di Jl. Raya ITS, Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Perguruan tinggi yang berdiri tahun 1988 ini terakreditasi A, dengan 5 fakultas dan 30 lebih bidang studi.
Politeknik Negeri Bandung (Polban)berada di Jl. Gegerkalong Hilir, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat. Polban memiliki 38 program studi dengan akreditasi A.
Perguruan tinggi ini mulanya berada di bawah naungan ITB, namun pada 1991 memisahkan diri sehingga berganti nama menjadi Politeknik Negeri Bandung.
Baca Juga: PMB Politeknik Ketenagakerjaan 2021/2022: Syarat dan Tahapannya
Politeknik Negeri Malang berada di Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Perguruan tinggi yang berdiri 1982 ini terakreditasi A.
Politeknik Negeri Semarang berada di Jl. Prof. Soedarto, Tembalang-Semarang, Jawa Tengah. Perguruan tinggi ini berdiri tahun 1982 sebagai Politeknik UNDIP, kemudian tahun 1999 sebagai POLINES. Akreditasi A.
5. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh berada di Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Perguruan tinggi ini berdiri 1989 dengan akreditasi A.
6. Politeknik Negeri Ujung Pandang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital